Negeri Dongeng: Harta Karun

  • Minggu, 10 September 2017 10:00 WIB

Harta Karun | Harta Karun

Tangan Pak Kebun terkilir. Padahal ia harus menanam bunga. Ketika melihat Oki dan Felip, Pak Kebun mendapat akal. “Heiii… aku punya peta harta karun!” seru Pak Kebun.

undefined
“Asyiik! Ayo kita cari harta karun!” teriak Oki dan Felip gembira. Mereka lalu mencari tanda silang seperti yang ada di dalam peta.
“Itu dia tanda silangnya!” seru Oki.
undefined
Kedua kurcaci itu mulai menggali penuh semangat. “Hihihi… mau saja kubohongi!” tawa Pak Kebun sambil mengintip.
“Yaaa… kok, tidak ada apa-apa ya, Lip?” keluh Oki.
undefined
 Pak Kebun keluar dari persembunyian. “Tidak ada hartanya, ya? Hahaha… tak apa-apa. Lubangnya untuk menanam bunga saja!” 
Huuu! Felip dan Oki kesal sekali.
undefined
Nirmala melihat kejadian itu. “Pak Kebun, tidak baik berbohong. Oki dan Felip kan jadi kecewa!” tegur Nirmala.
“Maaf, Nirmala… Aku tak akan jahil lagi,” sesal Pak Kebun.
undefined
“Oki, Felip! Sekarang gali lagi di sebelah sana!” seru Nirmala. Oki dan Felip mulai menggali lagi.
Diam-diam Nirmala menyulap, “Sim salabim!”  Waah, ada peti karun!

 

undefined
“Horeee!” teriak Oki dan Felip girang. Isinya koin-koin emas! Tapi, bukan koin emas betulan, lo!
“Cokelat berbungkus kertas emas! Nyam nyam…” Oki dan Felip makan dengan lahap. Pak Kebun dan Nirmala juga dibagi.
“Maafkan aku ya, Ki, Lip!” kata Pak Kebun. Oki dan Felip mengangguk, sambil mengunyah harta karun yang lezaat!
(Cerita: Vanda P/Ilustrasi: Iwan Darmawan)

 

 

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

MOST READ

Putri Berambut Kaca

1 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

3 hari yang lalu

Bintang Pensi

3 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

3 hari yang lalu

Bekal Makan Siang

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×