Negeri Dongeng: Manusia Umbi Belajar Menyanyi

  • Senin, 12 Februari 2018 10:00 WIB

Belajar Menyanyi | Belajar Menyanyi

Oki dan Nirmala mengunjungi peri hutan yang berulang tahun. Nirmala membawa hadiah hiasan taman mungil di dalam kubah kaca. “Wah, indah sekali!” puji peri hutan senang.

undefined
Pak Ngikngok juga datang untuk menghadiahkan lagu. Tapi manusia umbi Polkadot menghampirinya.
“Pak Ngikngok, tolong ajari aku nyanyi dulu dong!” pintanya.
undefined
Dengan sabar, Pak Ngikngok mulai mengajar. “Ayo, tarik napas yang dalam. Kempeskan perutmu.”
undefined
“Sekarang, keluarkan napas dari mulut dengan suara mendesis. Ssst…”  Manusia umbi mengikuti dengan tekun.

 

undefined
“Sekarang cobalah nyanyi!” kata Pak Ngikngok. “Lalala… nanana… nenene…”
undefined
Aduuh, suara manusia umbi betul-betul membuat telinga sakit. Nirmala, Oki dan peri hutan segera menutup telinga.
“Aduuh, Nirmala, aku tidak tahan,” keluh peri hutan.
undefined
Untunglah Nirmala mendapat akal. “Hadiahmu kupinjam ya!” kata Nirmala pada peri hutan.  Ia lalu menyulap miniatur taman tadi.
“Sim salabim!” Nirmala mengayunkan tongkatnya.  
undefined
Wooo, miniatur itu menjadi besar. Pak Ngikngok dan manusia umbi berada di dalamnya. “Asyiik… suara manusia umbi tidak terdengar.
Kita bisa santai di sini,” kata peri hutan gembira. Eh, Pak Ngikngok juga sebenarnya tidak tahan lo, mendengar suara manusia umbi.
Tuh lihat, saja! Telinga Pak Ngikngok disumpal kapas. Hihihi…
(Cerita: Vanda P/Ilustrasi: Iwan Darmawan)

 

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

3 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

16 jam yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

13 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×