Paman Kikuk, Husin, dan Asta: Atraksi Sirkus Paman Kikuk

  • Jumat, 19 Mei 2017 12:00 WIB

Atraksi Sirkus Paman Kikuk

Teman-teman Husin datang ke rumah. Mereka berencana belajar kelompok. “Siang, Paman Kikuk,” sapa mereka sopan. “Eeeh... kebetulan kalian datang. Ayo, ayo masuk sini,” pekik Paman Kikuk girang.

P2
“Ada apa, Paman?” selidik Husin. “Aku akan tunjukkan pada kalian keahlianku bermain sirkus,” pamer Paman Kikuk. “Tapi kami mau belajar, Paman...,” protes Husin. “Hisss... Cuma sebentar,” tukas Paman Kikuk.
P3
 Paman Kikuk bergegas menyiapkan alat-alat bermain sirkusnya. Ada dua buah bola tenis, bola sepak, dua bilah tongkat rotan, dua piring makan, dan trampolin husin.
P4
“Oke, semua perhatikan permainan sirkus abad ini!” seru Paman Kikuk dengan gaya seorang bintang terkenal. Paman Kikuk memain-mainkan dua bola tenis dengan dua tangannya. “Tepuk tangan, dong!” pintanya.

 

PS5
“Selanjutnya adalah ilmu meringankan tubuh,” jelas Paman Kikuk. Dia tegakkan dua bilah rotan di atas piring, lalu digunakannya untuk bertumpu. Rotan itu patah dan Paman Kikuk jatuh tepat di atas piring.
pS6
Teman-teman Husin menahan tawa geli melihat wajah Paman Kikuk meringis kesakitan. Husin kelihatan tidak senang pada tingkah pamannya yang konyol. “Maaf, itu kesalahan teknis,” kilah Paman Kikuk.
ps7
Paman Kikuk segera bangkit mengambil bola sepak lalu naik ke atas trampolin Husin. Dia mainkan bola itu di atas kepalanya sambil melompat-lompat di atas trampolin.
ps8
BRETTT! Trampolin Husin sobek. Paman Kikuk kaget dan tidak dapat menguasai tubuhnya. GEBLUG! Paman Kikuk jatuh terlentang. Teman-teman Husin tak dapat lagi menahan tawa. Husin tampak jengkel. (Cerita: Joko/Ilustrasi: Sabariman R.)

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×