Paman Kikuk, Husin, dan Asta: Ketakutan Di Rumah Hantu

  • Jumat, 21 April 2017 15:00 WIB

Ketakutan di Rumah Hantu

“Ayo, masuk ke rumah hantu!” ajak Paman Kikuk pada Husin dan Bibi Ndari. Hari ini, mereka sedang jalan-jalan di Taman Ria. “Aduuuh… enggak, deh! Aku takuut!” tolak Bibi Ndari.

R2
“Aah, jangan takut! Kau harus berani mengalahkan rasa takutmu!“ ceramah Paman Kikuk. “Lagipula tenang saja, kan, ada aku!” Paman Kikuk menepuk dada. Dia lalu membeli tiket untuk 3 orang.  
R3
Mereka naik ke kereta kecil. Grek, kereta mulai berjalan pelan memasuki lorong yang gelap. Wajah Bibi Ndari tegang. “Grrrrrh!” Paman Kikuk menakuti Bibi Ndari. “Huaaaa!!!” jerit Bibi Ndari. “Hush, Paman jangan iseng!” seru Husin.

 

R4
 Paman Kikuk tertawa-tawa menggoda Bibi Ndari. Sreeett! Tiba-tiba, dari atap gua, muncul sebuah kerangka manusia! “Woaaaa!” Semua berteriak kaget. Wajah Paman Kikuk langsung pucat. Dia tak lagi bisa tertawa-tawa.

R5
Lalu, sret… seperti ada tangan yang menggapai lengan Paman Kikuk! Paman Kikuk menoleh. “Hwaaaaaaaa!!!!” Paman Kikuk terpekik saat melihat pocong-pocongan berusaha menggapai dirinya.

 

R6
Bibi Ndari heran melihat Paman Kikuk ketakutan. Dia jadi enggak takut lagi. Grek! Kereta berhenti. Hantu drakula keluar dari peti mati dan  melintas di depan mereka. “Hwaaaaaa….!” Paman Kikuk menjerit histeris.
R7
 Paman Kikuk langsung melompat keluar kereta. Dia berteriak sambil lari terbirit-birit menuju pintu masuk. “Pamaaan, kembali!” panggil Husin dan Bibi Ndari. Tetapi, Paman Kikuk tak peduli, dia terus berlari.
R8
“Kali lain, Bapak harus menaati peraturan, tidak boleh melompat dari kereta! Itu berbahaya!” marah Petugas Taman Ria. Rupanya, dia membawa Paman Kikuk ke kantor keamanan. Hi hi hi,  Husin dan Bibi Ndari hanya tertawa geli. (Cerita: Dwi*;Ilustrasi: Sabariman R.)

 

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×