Paman Kikuk, Husin dan Asta: Pentas Balet

  • Senin, 11 September 2017 18:00 WIB

Pentas Operet | Pentas Operet

Tiara tinggal di dekat rumah Paman Kikuk. “Minggu depan, Tiara pentas balet, kak,” cerita Tiara pada Husin. “Tapi, kata Bu Rita, pemainnya kurang satu. Kak Husin mau ikut pentas balet?” Tanya Tiara. “kakak nanti berperan sebagai…” Tiara berbisik di telinga Husin. Husin tertawa geli, “Enggak mau, ah! Kakak jadi penonton saja.” Paman Kikuk ada di situ juga. “Uh, Tiara, kok, tidak mengajak aku,” gerutu Paman Kikuk.

 

undefined
Setelah Husin pergi, Paman Kikuk berkata, “Paman saja yang ikut pentas balet. Apa judulnya?”
Tiara gembira, Paman mau ikut pentas! Judulnya, Pangeran Berkuda Putih!”.
undefined
“Aku pasti jadi pangerannya!” gumam Paman Kikuk. Ia lalu menyewa pakaian pangeran dan berlatih di rumah.
Paman Kikuk bergaya memberi hormat di depan cermin.
undefined
Tibalah hari pentas. Paman Kikuk ke gedung pertunjukan. Dia membawa kostum pangeran yang disewanya.
“Ayo, pemain berkumpul di belakang,” kata Bu Rita, guru balet Tiara.
undefined
Paman Kikuk bersiap memakai kostum pengeran. “Lo, kostumnya bukan itu, Pak! Ini, pakailah!” kata Bu Rita.
Loo, itu kostum kuda putih. Astagaa, ternyata Paman Kikuk malah jadi kuda putihnya.
undefined
Wah, Tiara lupa bilang kalau Paman Kikuk berperan sebagai kuda putih. Pertunjukan pun dimulai. Paman Kikuk jadi kuda putih. Tiara didukung di punggung Paman Kikuk. Ceritanya, dia penunggang kuda putih. Husin dan Bi Ndari ikut menonton. Mereka tertawa geli melihat Paman Kikuk.
“Looo, kudanya, kok, cemberut,” seru Husin. Hu uh… 
(Cerita: Vanda Parengkuan: Ilustrasi: Sabariman)

 

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Sup Asparagus

3 hari yang lalu

Adikku Manis

3 hari yang lalu

Gara-Gara Cincin Kawin

2 hari yang lalu

Misteri Surat Perpisahan

1 hari yang lalu

Eiffel yang Hilang

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×