Paman Kikuk, Husin, dan Asta: Piknik di Rumah Pohon

  • Selasa, 14 November 2017 18:00 WIB

Piknik di Rumah Pohon

Hujan turun saat Paman Kikuk, Husin, dan Asta sedang bersantai di rumah pohon. “Wah, asyik sekali. Hawanya jadi lebih segar,” kata Paman Kikuk. Asta terlihat meringkuk menghangatkan diri di pojok rumah pohon.

p2
“Paman, bocor, Paman! Lihat!” seru Husin. “Tenang, Sin, kita tambal saja dengan bekas karet trampolin ini,” tukas Paman Kikuk. Paman Kikuk lalu menambal atap yang bocor itu dengan karet bekas trampolin Husin.
p3
“Tuuh, kan? Beres!” pamer Paman Kikuk. Husin mengeringkan sisa air yang membasahi lantai kayu dengan selembar kain. Paman Kikuk mulai ngemil kue-kue kering yang mereka bawa ke rumah pohon itu.
p4
Keduanya asyik membaca buku yang mereka bawa sampai masing-masing jatuh tertidur. Hujan deras turun cukup lama. Karet bekas trampolin tampak menggelembung terisi air hujan.
p5
Asta yang terbangun merasa kaget melihat gelembung karet itu. Asta menggonggongi gelembung karet itu. Dia menggigit kaki Paman Kikuk kuat-kuat untuk membangunkannya.
p6
Sakit kakinya digigit Asta, Paman Kikuk terbangun dengan kaget. Dia langsung bangkit dan ... TOING! Kepalanya menyundul gelembung karet berisi air. BYUURRR...!
p7
Karet itu tak kuat lagi menahan beban dan akhirnya terlepas. Paman Kikuk, Husin, dan Asta seperti disiram bergalon-galon air. Blep, blep, blep... Husin bahkan sampai gelagepan.
p8
“Yaaah... berantakan semua, deh, Paman...,” keluh Husin. “Brrr... dingin banget! Kita pindah saja, Sin,” usul Paman Kikuk. Acara piknik di rumah pohon itu pun akhirnya bubar. (Cerita: Joko SP./ Ilustrasi: Sabariman))

 

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : KUSSUSANI
Editor : KUSSUSANI

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Surat Perpisahan

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

22 jam yang lalu

Bintang Pensi

2 hari yang lalu

Mengomel Bersama

3 hari yang lalu

Ayah Pulang

2 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

20 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×