Bullhead Si Pemburu Siluman Lembah

  • Selasa, 13 Februari 2018 20:00 WIB

Nenek itu membawa keranjang yang sangat besar di punggungnya sampai ia harus sangat membungkuk.

Si Pendiam bekerja sangat serius sehingga tidak melihat seorang nenek bertubuh kecil mendatanginya. Nenek itu membawa keranjang yang sangat besar di punggungnya sampai ia harus sangat membungkuk.

“Tolong berikan aku sedikit sup dan yoghurt,” pinta si Nenek Kecil.

Si Pendiam tidak menjawab. Ia langsung memberikan si Nenek Kecil semangkuk sup dan segelas yoghurt. Setelah menghabiskan hidangan dari si Pendiam, tiba-tiba Nenek Kecil menghilang. Begitu juga dengan sepanci sup daging dan segentong yoghurt.

Si Pendiam sangat malu  karena dibohongi nenek bertubuh kecil itu. Ia tak mungkin bercerita tentang Nenek Kecil pada teman-temannya. Si Pendiam lalu mencari tapal kuda bekas. Ia membuat jejak kuda di sekeliling gubuk itu. Ia juga mengambil panahnya dan memanah ke segala arah dari depan gubuknya. Tabung anak panahnya sampai kosong.

Tak lama kemudian, ketiga temannya datang dan meminta makanan. Mereka kelaparan setelah berburu. Si Pendiam pura-pura marah,

“Apa kalian tidak lihat keadaan gubuk ini? Segerombolan perampok berkuda datang menyerang aku. Untung aku bisa bertahan dengan panah-panahku. Mereka cuma berhasil membawa sepanci sup dan segentong yoghurt!”

Ketiga temannya terkejut. Mereka memuji keberanian si Pendiam melawan perampok. Mereka akhirnya pergi tidur dengan perut kosong.

Esok harinya, giliran si Pucat yang menjaga rumah. Nenek Kecil itu datang lagi dan melakukan hal yang sama. Ia meminta semangkuk sup dan segelas yoghurt. Namun, Nenek Kecil lalu menghilang bersama sepanci sup dan segentong yoghurt.

Si Pucat tak punya ide lain. Ia pun meniru apa yang dilakukan si Pendiam. Ia membuat jejak dengan tapal kuda bekas. Lalu memanah ke segala arah dari depan gubuk mereka. Si Pucat menceritakan hal yang sama saat ketiga temannya pulang dan meminta makan.

Pada hari ketiga, si Penyendiri yang mendapat giliran tinggal di gubuk. Ia pun mengalami kejadian yang sama. Ketika ketiga temannya pulang berburu, si Penyendiri berkata,

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

1 hari yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

23 jam yang lalu

Kuningan

2 jam yang lalu

Kambing Hitam

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×