Bullhead Si Pemburu Siluman Lembah

  • Selasa, 13 Februari 2018 20:00 WIB

Nenek itu membawa keranjang yang sangat besar di punggungnya sampai ia harus sangat membungkuk.

“Kita harus pergi dari gubuk ini. Perampok itu terus-terusan kembali ke sini dan merampok kita!”

“Tenang saja. Jangan terburu-buru ingin pindah. Besok, kan, giliran aku yang tinggal di rumah. Kita lihat, apakah para perampok akan kembali lagi!” bujuk Bullhead.

Esoknya, si Pendiam, Penyendiri, dan Pucat pergi ke gunung untuk berburu. Sementara Bullhead menyalakan api, memasak sup, dan membuat minuman yoghurt.  Di saat itu, muncullah si Nenek Kecil yang meminta sup daging dan yoghurt.

“Aha! Ini dia perampoknya!” pikir Bullhead. Ia lalu berkata,  

“Aku akan berikan sup daging sebanyak yang kamu minta. Tapi sayang, aku kehabisan air. Tolong ambilkan aku seember air dulu. Tinggalkan saja keranjang besarmu si sini,” pinta Bullhead dengan sopan. Ia lalu memberikan Nenek Kecil sebuah ember yang dasarnya berlubang.

Nenek Kecil meletakkan keranjang besarnya, meraih ember, dan pergi untuk mengambil air. Bulldead mengintip dari pintu. Saat Nenek Kecil sudah agak jauh dari rumah, tampak tubuhnya berubah menjadi tinggi besar dan hitam. Ia melangkah lebar-lebar menuju sungai. Bullhead kini tahu, siapa sebetulnya nenek itu. Ia adalah salah satu siluman lembah.

Si tengah sungai, siluman itu membungkuk mengambil air. Namun, saat mengangkat ember, semua air keluar dari dasar ember sampai ember kembali kosong. Siluman itu berkali-kali membungkuk mengambil air.

Sementara itu, Bullhead memeriksa keranjang besar si Nenek Kecil. Di dalamnya terdapat tali dari sisik naga, juga gada besi. Bullhead buru-buru mengganti tali itu tali dari bulu domba. Juga mengganti gada besi dengan gada kayu.

Tak lama kemudian, siluman itu datang dengan marah. Wujudnya sudah kembali seperti nenek bertubuh kecil. Ia melempar ember pemberian Bullhead.  

“Aku tidak bisa mengisi air di ember berlubang ini! Sekarang, cepat berikan panci sup dan gentong yoghurt itu!”

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

1 hari yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

23 jam yang lalu

Kuningan

2 jam yang lalu

Kambing Hitam

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×