Bullhead Si Pemburu Siluman Lembah

  • Selasa, 13 Februari 2018 20:00 WIB

Nenek itu membawa keranjang yang sangat besar di punggungnya sampai ia harus sangat membungkuk.

Siluman itu mengambil gada dari keranjangnya, lalu memukul Bullhead. Namun Bullhead yang kuat bisa tahan dipukul dengan gada kayu. Kini, giliran Bullhead yang memukul. Ia pun memukul siluman itu dengan gada besi. Siluman lembah itu mengaduh kesakitan.

Akan tetapi, ia tetap tak mau mengaku kalah. Ia memasukkan gada-nya ke api. Ia mengira itu gada besi sehingga bisa dipanaskan. Akibatnya gada kayu itu terbakar. Siluman itu ketakutan sendiri melihat api menyala pada gada di tangannya. Ia pun melempar gada itu dan melesat terbang melewati jendela gubuk itu.  

Bullhead buru-buru menyirami gada kayu itu dengan air. Api pun padam. Bullhead sangat lega bisa mengalahkan Siluman lembah yang menyamar menjadi nenek kecil. Kini ia mulai membereskan gubuk yang berantakan.

Malamnya, ketiga temannya pulang dari berburu. Mereka sangat terkejut melihat sepanci sup daging yang harum. Juga segentong yoghurt segar yang siap diminum. 

“Aku sekarang tahu, siapa yang merampok kalian selama ini,” kata Bullhead. “Nenek itu adalah salah satu siluman yang tinggal lembah ini. Pemilik gubuk ini pasti petani yang makanannya sering dicuri, sehingga petani itu pindah. Sekarang, daerah di sekitar sini sudah aman. Kita tidak berguna lagi di sini. Apakah kalian mau tetap tinggal di sini? Atau mau ikut bersamaku membasmi siluman jahat?” tanya Bullhead.

Si Sunyi, Pucat, dan Penyendiri memilih untuk tetap tinggal. Mereka ingin menjadi petani di lembah itu. Mereka merasa tidak kuat dan kurang cerdas untuk melawan siluman.

Bullhead tidak memaksa mereka. Mungkin, memang sudah jalannya ia harus berjuang sendiri. Maka, ia pun berpamitan pada ketiga temannya itu. Ia pergi membawa gada besi, tali sisik naga, dan tabung yang penuh berisi anak panah. Ia pergi ke daerah lain, untuk mencari dan mengalahkan siluman jahat.

(Dok. Majalah Bobo / Folklore)

Ilustrasi : Joko 

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

1 hari yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

23 jam yang lalu

Kuningan

2 jam yang lalu

Kambing Hitam

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×