Misteri Seorang Kakek

  • Sabtu, 30 Desember 2017 20:00 WIB

Misteri Seorang Kakek | Dok. Majalah Bobo

Kakek itu menatapku dengan tajam. Perasaanku jadi tidak enak. Udara juga mendadak menjadi dingin.

“May, lihat deh, kakek di pojok itu kenapa, sih? Melotot ke sini terus,” bisikku kepada Maya, teman sebangkuku di kelas 5A.

Maya menjulurkan lehernya, berusaha melihat lebih jelas ke arah pojok ruangan Istana Bogor yang dipadati teman-teman sekolahku. Kami memang sedang berdarmawisata ke Bogor.

“Enggak ada kakek-kakek, kok,” jawab Maya.

“Adaaa itu di…” Aku terdiam.

Maya benar. Kakek berbaju hitam ala orang Sunda zaman dulu itu sudah menghilang. Aku menelan ludah. Dari tadi sejak di Pasar Bogor dan Kebun Raya Bogor, kakek itu selalu ada, mengamatiku dengan mata tajam. Namun, jika aku mengalihkan pandangan sebentar, kakek itu lalu hilang!

Hiii…

Usai mengunjungi Istana Bogor, kami beristirahat sore di tempat asinan. Rado, sahabatku dari kelas 5B datang menghampiri.

“Onti,” panggilnya gelisah.

“Kamu dari tadi dipelototin kakek-kakek, gak?”

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Cerita

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Cerita

Akibat Saling Mengalah

19 jam yang lalu

Cerita

Burung Biru

16 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Segudang Info

22 jam yang lalu

MOST READ

Adikku Manis

3 hari yang lalu

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Diuji dengan Mimpi

2 hari yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

2 hari yang lalu

Nekomata dan Peluru ke-13

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×