Naik Kereta Tebu Berhantu

  • Rabu, 27 Desember 2017 20:00 WIB

Naik kereta tebu berhantu | Dok. Majalah Bobo

Rei semangat sekali untuk liburan ke Solo kali ini. Paman Budi berjanji mengajaknya menginap di daerah ladang tebu Sondokoro, ladang tebu kuno dari sejak zaman Belanda, dan naik kereta tuanya!

Pagi itu, seusai sarapan ia langsung berlari menuju lading tebu itu.

“Rei, kamar tidurmu sudah dirapikan belum?” seru Tante Tia.

Duh, malas sekali kalau harus kembali lagi ke rumah, begitu pikir Rei.

“Sudah!” jawab Rei sambil berharap Tante Tia tidak memeriksa kamarnya yang masih berantakan.

“Sudah pakai topi belum, Rei?” seru Tante Tia lagi.

Sayangnya, Rei sudah terlalu jauh untuk bisa mendengar seruan Tante Tia itu. Ia terus berlari mengitari sebagian ladang tebu dan sampai ke tempat kereta tebu kuno itu diparkir.

“Bagus , ya,” sapa sebuah suara dari belakang Rei.

Rei menoleh dan berhadapan dengan anak perempuan seusianya. Rambutnya pirang kecoklatan.

“Lieke,” kata anak itu sambil mengulurkan tangan putihnya.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Cerita

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Cerita

Akibat Saling Mengalah

19 jam yang lalu

Cerita

Burung Biru

16 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Segudang Info

22 jam yang lalu

MOST READ

Adikku Manis

3 hari yang lalu

Misteri Rumah di Rawa Kappa

11 jam yang lalu

Diuji dengan Mimpi

2 hari yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

14 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

2 hari yang lalu

Nekomata dan Peluru ke-13

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×