Pencuri Mawar

  • Kamis, 7 September 2017 20:00 WIB

"Bonbin! Niiih!" Taras melemparkan semacam pil berbau amis ke arah anjing itu. Pil itu bahkan tak sempat mendarat di lantai karena Bonbin langsung melahapnya.

"Ck... Ck... Ck..., enggak pake dikunyah lagi, lo!" seru Kiria kagum.

"Memang itu apa sih, Ras? Kok, si Bonbin sampe segitu doyannya?" tanya Luna.

"Vitamin. Tapi baunya memang amis banget. Jadi Bonbin suka. Mungkin dia pikir daging," jelas Taras sambil mengusap-usap kepala anjing kampungnya itu dengan sayang.

"Ya, ampuuun! Hilang lagi!" Tiba-tiba, terdengar suara kelihan dari balik semak-semak.

Geng LOTRIA berpandangan. Mereka segera menyibak semak-semak yang menghalangi pandangan mereka. Tampak seorang wanita anggun berkacamata. Wajahnya yang kini sedang muram itu sangat mirip dengan Taras.

"Mama? Kenapa?" tanya Taras heran.

"Sore, Tante," dengan kompak Geng LOTRIA yang lain memberi salam.

Mama Taras tersenyum dan mengangguk sekilas. Kemudian menjawab, "Bunga mawar Mama, Ras! Hilang lagi! Sudah tiga hari berturut-turut selalu hilang sekuntum-sekuntum."

Kening Geng LOTRIA langsung berkerut heran. Rumpun bunga mawar itu terletak di tengah-tengah halaman rumah Taras yang super luas. Tak mungkin orang luar yang mengambilnya.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Putri Berambut Kaca

17 jam yang lalu

Cerita

Ketika Dihukum Mama

15 jam yang lalu

Cerita

Raksasa Api

21 jam yang lalu

Sains

Cerita

Misteri Hantu Kapal Kakek

12 jam yang lalu

Info Bobo

MOST READ

Putri Berambut Kaca

17 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

15 jam yang lalu

Ketika Pompa Air Rusak

2 hari yang lalu

Hadiah Ulang Tahun

3 hari yang lalu

Marvo si Pesulap

2 hari yang lalu

MUST READ

Misteri Hantu Kapal Kakek

12 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

15 jam yang lalu

Putri Berambut Kaca

17 jam yang lalu

Raksasa Api

21 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×