Pencuri Mawar

  • Sabtu, 3 Februari 2018 20:00 WIB

"AAA...!!" Ota menjerit ketakutan saat anjing berbulu hitam itu berlari-lari sambil menyalak ke arahnya. Taras, Luna, dan Kiria tertawa geli sekali melihat tingkah Ota.

"Bonbin! Niiih!" Taras melemparkan semacam pil berbau amis ke arah anjing itu. Pil itu bahkan tak sempat mendarat di lantai karena Bonbin langsung melahapnya.

"Ck... Ck... Ck..., enggak pake dikunyah lagi, lo!" seru Kiria kagum.

"Memang itu apa sih, Ras? Kok, si Bonbin sampe segitu doyannya?" tanya Luna.

"Vitamin. Tapi baunya memang amis banget. Jadi Bonbin suka. Mungkin dia pikir daging," jelas Taras sambil mengusap-usap kepala anjing kampungnya itu dengan sayang.

"Ya, ampuuun! Hilang lagi!" Tiba-tiba, terdengar suara kelihan dari balik semak-semak.

Geng LOTRIA berpandangan. Mereka segera menyibak semak-semak yang menghalangi pandangan mereka. Tampak seorang wanita anggun berkacamata. Wajahnya yang kini sedang muram itu sangat mirip dengan Taras.

"Mama? Kenapa?" tanya Taras heran.

"Sore, Tante," dengan kompak Geng LOTRIA yang lain memberi salam.

Mama Taras tersenyum dan mengangguk sekilas. Kemudian menjawab, "Bunga mawar Mama, Ras! Hilang lagi! Sudah tiga hari berturut-turut selalu hilang sekuntum-sekuntum."

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Dongeng Putri Tikus

23 jam yang lalu

Cerita

Cat Kuku

22 jam yang lalu

Cerita

Iko, Hihaa!!

17 jam yang lalu

Cerita

Dibayar dengan Senyum

19 jam yang lalu

Cerita

Pipit Temanku

1 jam yang lalu

Cerita

Cergam Bona: Ola Sakit Gigi

18 jam yang lalu

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

3 hari yang lalu

Dongeng Putri Tikus

23 jam yang lalu

Masakan Chef Misterius

2 hari yang lalu

Cat Kuku

22 jam yang lalu

Kuningan

1 hari yang lalu

Mak Yun

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×