Kan Kusediakan Waktu

  • Kamis, 18 Januari 2018 17:00 WIB

Kan Kusediakan Waktu | Dok. Majalah Bobo

"Oh ... iya!" Aku menepuk dahiku. "Nanti malam Mbak harus membuat laporan rapat tadi siang."

Aya meninggalkanku dengan kecewa. Tak tega aku melihatnya. Tetapi, bagaimana lagi!

"Karin," Mama menegurku."Jangan mengecewakan adikmu terus menerus, dong!"

"Bukan maksud Karin, Ma," sahutku.

"Mama mengerti," ujar Mama. "Mama senang kau ikut banyak kegiatan. Tapi Mama lebih senang kalau kau juga punya waktu luang untuk adikmu. Jangan sampai kau melupakannya!"

Ah, Mama ada-ada saja! Tentu saja aku tak melupakan Aya! Dia, kan, adikku satu-satunya. Aku sayang padanya!

Sering sekali Mama mengada-ada. Masa, Mama pernah mengusulkan agar aku mengajak Aya ke tempat les piano dan tari Bali. Itu, kan, hanya merepotkanku saja. Apalagi kalau mengajaknya renang. Uh, bisa-bisa waktuku habis untuk mengawasinya!

Kadang-kadang aku sadar Aya kesepian. Tetapi dia terlalu kecil untuk jadi teman bermainku. Bila hari Minggu, aku lebih suka bermain-main dengan teman-teman sebayaku. Padahal aku tahu Aya ingin berada di dekatku. Aya begitu bangga padaku.

Ah, memikirkan Aya, aku jadi sedih. Sepulang les, aku berjanji akan menemaninya mengerjakan PR.

Bukan Aya yang kujumpai ketika pulang, melainkan sehelai surat di meja belajarku. Gemetar juga aku membacanya.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Dongeng Putri Tikus

24 jam yang lalu

Cerita

Cat Kuku

23 jam yang lalu

Cerita

Iko, Hihaa!!

18 jam yang lalu

Cerita

Dibayar dengan Senyum

20 jam yang lalu

Cerita

Pipit Temanku

2 jam yang lalu

Cerita

Cergam Bona: Ola Sakit Gigi

19 jam yang lalu

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

3 hari yang lalu

Dongeng Putri Tikus

24 jam yang lalu

Masakan Chef Misterius

2 hari yang lalu

Cat Kuku

23 jam yang lalu

Kuningan

1 hari yang lalu

Mak Yun

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×