Malam Cerita

  • Sabtu, 13 Januari 2018 17:00 WIB

Malam cerita | Dok. Majalah Bobo / Joko

Tanggapan Runi disambut oleh tawa gembira anak-anak itu. Pohon sukun itu buahnya memang banyak. Mereka baru saja makan sukun goreng. Sisanya mereka buat menjadi perkedel sukun. Selain itu, masih ada banyak buah di pohonnya.

Setelah bercerita tentang pohon sukun, Datuk bercerita tentang pohon rambutan, mangga, nangka, dan jeruk. Datuk menutup ceritanya dengan dongeng tentang semut yang mencari makan di kebun jeruk.

“Datuk, semua anak sudah meruncingkan 1 pensil. Ini masih ada 1,” ucap Rudi memotong cerita Datuk.

Rudi sudah hendak meruncingkan pensil itu saat Datuk memegang tangannya.

“Yang ini biar Datuk saja yang meruncingkan,” ujar Datuk.

Rudi segera menyerahkan pensil itu ke Datuk. Datuk pun mencoba menggunakan alat peruncing pensil. Awalnya Datuk kesulitan. Akhirnya Datuk berhasil meruncingkan pensilnya. Ini adalah pensil pertama yang Datuk runcingkan dengan alat itu.

“Horeeee!” sorak mereka semua.

“Anak-anak, ayo makan. Makan malam sudah siap,” terdengar suara Bu Dini.

“Ayo kita makan dulu. Nanti malam Datuk mau mendongeng. Siapa yang mau dengar?” tanya Datuk.

Serempak anak-anak yang ada di situ mengangkat tangannya. Bahkan Bu Dini juga mengangkat tangannya. Mereka semua suka mendengar cerita Datuk. Malam ini adalah malam cerita.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Rumah di Rawa Kappa

2 hari yang lalu

Hantu Pencopet

1 hari yang lalu

Alunan Gitar Misterius

9 jam yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

3 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

12 jam yang lalu

Putri Gembala Angsa (Bag 2)

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×