Mencari Hati Raksasa

  • Sabtu, 13 Januari 2018 11:00 WIB

Mencari hati raksasa | Dok. Majalah Bobo

Tak beberapa lama Raksasa berhasil menyambar pedang. Tubuh Pangeran Wulung seketika terangkat bersama pedangnya. Tanpa berpikir panjang, Getap melompat cepat. Dan… hop, ia berhasil meraih daun telinga raksasa. Ia masuk ke dalam telinga, lalu berteriak sekuat tenaga, “Hei, Raksasa! Cepat bebaskan Pangeran!”

Raksasa mencari-cari asal suara. Getap memukul-mukul gendang telinga.

“Ooo… Wuuh…!” Raksasa melolong.

“Lepaskan Pangeran dan berlututlah! Kau akan kuampuni!”

Raksasa menurut. Ia menurunkan Pangeran dan berlutut. Getap melompat keluar dari telinga raksasa. Raksasa itu ketakutan melihat Getap yang kecil, namun sanggup membuatnya kesakitan. Ia memohon ampun.

Getap kembali bimbang. Ia harus membunuh raksasa itu bila ingin terbebas dari kutukan. Tapi, ia telah berjanji mengampuni raksasa itu bila mau menyerah. Dengan berlinang air mata, Getap berkata, “Pergilah kau sejauh-jauhnya. Jangan pernah mengganggu manusia lagi!”

Pangeran Wulung berseru, “Kurcaci, kau memiliki hati sebesar raksasa. Kau melepaskan musuhmu begitu saja! Padahal kau pasti perlu sesuatu darinya!”

Getap hanya menangis tersedu dan beranjak pergi. Ia ingin segera pulang. Ia ingin seperti si Raksasa, memohon ampun bila berbuat salah. Ia tak perlu takut mengakui kesalahan.

“Tunggu, dengarkan aku!” kata Pangeran Wulung. “Aku menyimpan sekantong koin emas di bawah pohon besar di pinggir hutan. Ambillah untukmu!”

Setelah saling mengucapkan terima kasih, Pangeran dan Getap berpisah. Getap memulai perjalanannya pulang ke rumah. Setiba di desanya, ia membeli banyak kambing dengan koin emas dari Pangeran.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Rumah di Rawa Kappa

2 hari yang lalu

Hantu Pencopet

1 hari yang lalu

Alunan Gitar Misterius

10 jam yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

3 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

13 jam yang lalu

Putri Gembala Angsa (Bag 2)

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×