Mencari Hati Raksasa

  • Sabtu, 13 Januari 2018 11:00 WIB

Mencari hati raksasa | Dok. Majalah Bobo

Begitu bertemu pamannya di rumah, Getap memohon dengan air mata mengucur deras,” Maafkan aku, Paman. Aku tidak awas menjaga kambingmu.”

“Aku menyesal mengutukmu,” ratap sang Paman. Ia tak pernah berhenti menangis sejak keponakannya itu pergi.

Diangkatnya anak itu dan ia ciumi penuh kasih. Perlahan-lahan, si kurcaci berubah menjadi manusia kembali.

Paman dan keponakan itu berpelukan kembali. Sejak itu Getap dan pamannya hidup rukun dan sejahtera bersama kambing-kambing mereka.

Sumber: Arsip Bobo. Cerita: Lena D.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Rumah di Rawa Kappa

2 hari yang lalu

Hantu Pencopet

1 hari yang lalu

Alunan Gitar Misterius

10 jam yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

3 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

13 jam yang lalu

Putri Gembala Angsa (Bag 2)

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×