Nenek Sihir dan Tukang Roti

  • Minggu, 10 September 2017 15:00 WIB

Nenek sihir dan tukang roti | Dok. Majalah Bobo

Pada tahun 1655 di Amerika, tinggal seorang tukang roti bernama Pak Baas dengan istrinya. Roti buatan Pak Baas sangat enak. Sampai-sampai penduduk seberang sungai pun tahu. Hari itu menjelang Tahun Baru. Pak Baas akan membuat roti tahun baru yang lezat untuk dijual.

Seperti biasa, banyak orang berdatangan untuk membeli kue. Tak terasa hari sudah menjelang sore. Pak Baas pun segera menutup tokonya. Namun kemudian datang seorang nenek penyihir berpakaian aneh.

Nenek itu berkata, "Mmm..., permisi... Saya ingin beli kue tahun baru satu lusin."

Pak Baas segera mengambilkan kue untuk nenek penyihir itu.

"Ini, Nek, kuenya," kata Pak Baas.

Namun si nenek menggerutu, "Saya kan minta satu lusin. Ini cuma dua belas kue. Saya minta satu lagi."

Pak Baas kemudian menjelaskan, kalau satu lusin itu berjumlah 12 kue. Akan tetapi si nenek penyihir meminta satu kue lagi. Pak Baas jadi jengkel.

"Pergilah dari sini! Mintalah kue pada hantu-hantu jahat di luar sana!" usir Pak Baas.

Si nenek penyihir merasa marah dan sedih karena tidak mendapat kue tahun baru. Ia pun pergi meninggalkan toko.

Ah... Pak Baas kesal sekali hari ini. Setibanya di rumah ia menceritakan kejadian di toko pada istrinya. Ibu Baas hanya tersenyum. Dengan sabar ia berkata, "Sudahlah Pak. Bagaimana kalau tahun baru ini kita sediakan kue lebih untuk para pembeli." Pak Baas cemberut mendengar perkataan istrinya,

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Putri Berambut Kaca

2 jam yang lalu

Ketika Dihukum Mama

10 menit yang lalu

Ketika Pompa Air Rusak

24 jam yang lalu

Hadiah Ulang Tahun

2 hari yang lalu

Pesta Kurcaci Mimpi

3 hari yang lalu

Marvo si Pesulap

1 hari yang lalu

Pelangi Nona Smith

3 hari yang lalu

MUST READ

Ketika Dihukum Mama

10 menit yang lalu

Putri Berambut Kaca

2 jam yang lalu

Raksasa Api

6 jam yang lalu

Misteri Daun Tiga Warna

21 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×