Petani Tua dan Putrinya

  • Rabu, 13 September 2017 15:00 WIB

Petani Tua dan Puterinya | Dok. Majalah Bobo

Alkisah, ada seorang petani. Dia hanya mempunyai seorang putri. Kelak putri ini akan mewarisi semua hartanya. Suatu ketika, entah dari mana, muncullah tiga anak muda di rumahnya.

Kata mereka kepada petani itu, "Kalau kami datang lagi, kau harus punya tiga orang putri untuk kami. Kalau tidak ada, maka kau akan kami sakiti!"

Apa yang harus diperbuatnya? Putrinya hanya satu. Dari mana dia mendapat dua lagi? Petani itu ketakutan dan bingung.

Suatu hari, ketika dia pergi ke kota dengan gerobaknya, dia menyusul seorang kakek. Kakek itu berkata, "Bolehkah aku menumpang?"

Petani menjawab, "Naiklah."

Lalu petani itu diam saja. Tak berbicara sepatah kata pun.

"Kenapa kau begitu sedih dan kenapa kau tak mau bicara denganku?" tanya si Kakek. "Aku amat bingung sehingga aku tak tahu apa yang harus kubicarakan," jawab petani.

"Coba ceritakan kenapa kau bingung," kata kakek itu lagi. Petani lalu menceritakan tentang tiga anak muda yang datang ke rumah.

“Oh, kau tak usah takut, akan kutunjukkan jalan keluarnya. Nanti malam, kau harus mengurung seekor kuda, seekor kambing dan putrimu, di rumahmu! Dan besok pagi kau akan melihat apa yang terjadi!" kata kakek.

Alangkah senang petani itu. Malam harinya, ia mengurung seekor kuda, seekor kambing dan putrinya di dalam sebuah kamar. Ketika keesokan paginya dia membuka pintu kamar itu, ia menemukan tiga orang gadis di dalamnya. Ketiga-tiganya persis sama. Mereka tidak bisa dibedakan satu sama lain. Dan sama-sama mereka memanggilnya "ayah".

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Hantu Pencopet

3 hari yang lalu

Legenda Empat Musim

3 hari yang lalu

Alunan Gitar Misterius

2 hari yang lalu

Guling Pocong

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×