Putri Berambut Kaca

  • Senin, 5 Februari 2018 11:00 WIB

Putri berambut kaca | Dok. Majalah Bobo

Warga Kerajaan Fistulina sedang berbahagia. Permaisuri melahirkan seorang putri cantik. Raja memberinya nama Dandelia karena wajah putri itu secantik bunga dandelion.

Putri Dandelia tumbuh menjadi putri yang cerdas. Yang istimewa, rambutnya hitam berkilau menyerupai kaca. Setiap orang yang melihatnya pasti berdecak kagum.

“Benar-benar putri berambut kaca,” komentar mereka.

Kehidupan berjalan dengan indah. Hingga suatu hari, muncul malapetaka. Kebakaran hebat meluluhlantakkan Kerajaan Fistulina.

Warga Fistulina menyelamatkan diri ke Kerajaan Alnicola, tetangga mereka. Karena terburu-buru, mereka tidak sempat membawa barang-barang berharga, selain baju yang melekat di badan.

Awalnya, Raja Alnicola menyambut dengan tangan terbuka. Dia tahu, Kerajaan Fistulina sedang tertimpa musibah. Jadi, memang sudah seharusnya dia memberikan pertolongan. Tapi, lama kelamaan Raja Alnicola harus berterus terang pada Raja Fistulina.

“Maaf, Raja Fistulina. Aku tidak bisa berbuat banyak. Kerajaanku butuh uang. Kami tidak mampu kalau terus menanggung kehidupan rakyat Fistulina.”

“Kamilah yang seharusnya minta maaf karena membebani Kerajaan Alnicola. Kami butuh banyak dana untuk membangun kerajaan kembali..”

“Bolehkah aku mengajukan usul?” tanya Raja Alnicola.

“Tentu saja!” jawab Raja Fistulina.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Putri Mandi

8 jam yang lalu

Cerita

Kamar Nomor 18

2 jam yang lalu

Cerita

Detektif Makan Siang

7 jam yang lalu

Cerita

Benda Antik dari Girimeda

24 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Cergam Bona: Baju Hangat

3 jam yang lalu

MOST READ

Putri Mandi

8 jam yang lalu

Tong Gendut

2 hari yang lalu

Cergam Bobo: Terlalu Lelah

3 hari yang lalu

Rumah Nomor 6

3 hari yang lalu

Sendiri di Rumah

1 hari yang lalu

Bertengkar dengan Bayangan

1 hari yang lalu

Perkedel Sukun

1 hari yang lalu

Kamar Nomor 18

2 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×