Putri Negeri Kembaran Bumi

  • Selasa, 20 Maret 2018 17:10 WIB

Putri Negeri Kembaran Bumi | Dok. Majalah Bobo

Manae suka sekali menangis. Setiap hari, paling sedikit ia lima kali menangis. Ketika dibangunkan pagi-pagi oleh ibunya, ketika disuruh makan siang, ketika tak bisa menjawab pertanyaan di sekolah, ketika mengerjakan PR yang sulit, dan ketika mengantuk tetapi masih ingin main pada malam hari. Belum lagi kalau ia terjatuh, tidak diajak main oleh kakaknya, tidak dibelikan mainan… woow, bisa-bisa dalam sehari ia sepuluh kali menangis.

Pada suatu hari, ibu Manae pulang dari pasar tergesa-gesa.

“Manae, Ibu tadi terburu-buru sampai lupa membeli bandomu. Besok saja, ya!” ujar ibunya.

“Tidak mau! Pokoknya harus sekarang! Hung... huuung...,” Manae mulai menangis seperti biasanya.

Nadanya dinaikturunkan hingga terdengar mengharukan.

Akan tetapi, ibu Manae harus memasak untuk tamu ayah Manae. Ia tak punya waktu untuk membujuk.

Akhirnya Manae menangis sendiri di teras depan.

“Huuungg huuung,” Manae terus menangis tak kenal lelah.

Ia sudah terbiasa menangis lama-lama. Sampai keinginannya dituruti. Namun, kali ini ibunya betul-betul sibuk memasak. Sama sekali tak sempat membujuknya. Manae akhirnya lelah juga menangis.

“Huh, lebih baik aku main ke taman saja!” gerutunya.

Sumber : dok. Majalah Bobo

Reporter : Sylvana Toemon
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

IQ Rendah Tidak Masalah

22 menit yang lalu

Cerita

Naik Kereta Tebu Berhantu

21 jam yang lalu

Cerita

Tiga Tangkai Mawar

6 jam yang lalu

Cerita

Uang Temuan

8 jam yang lalu

Cerita

Pelajaran Mengarang

5 jam yang lalu

Cerita

MOST READ

Nama yang Bagus

3 hari yang lalu

IQ Rendah Tidak Masalah

22 menit yang lalu

Kain Lap yang Hilang

24 jam yang lalu

Maaf, Mbok!

2 hari yang lalu

Rumah Nomor 6

2 hari yang lalu

Tiga Sekawan dan Seekor Sapi

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×