Putri Peri Tercantik

  • Selasa, 13 Februari 2018 14:00 WIB

Putri Peri Tercantik | Public Domain

Saat Lagree kembali, ia segera melihat kelalaian Peri Tercantik. Ia senang karena akhirnya menemukan kesempatan untuk menghukum Peri Tercantik.

Ia menyuruh Peri Tercantik agar esok subuh meminta Locrinos untuk menyalakan api. Locrinos adalah monster kejam yang melahap semua orang yang ditemuinya. Ia sangat suka melahap  manusia.

Peri Tercantik sangatlah patuh dan manis. Ia lalu pergi menemui Locrinos.  Saat ia melewati hutan, seekor burung bernyanyi menyuruh Peri Tercantik mengambil kerikil yang bersinar yang akan dia temukan di dekat air mancur. Kerikil itu akan berguna saat dibutuhkan. Peri Tercantik melakukan saran dari burung itu.

Akhirnya Peri Tercantik tiba di rumah Locrinos. Untungnya hanya ada istrinya di rumah. Istri Locrinos sangat terkejut pada kecantikan, kesopanan dan sikap manis Peri Tercantik. Ia begitu sopan dan manis. Dia dengan mudah mengijinkan Peri Tercantik menyalakan api. Ia juga memberikan sebuah kerikil bercahaya pada Peri Tercantik.  Ia berkata kerikil itu mungkin akan berguna suatu hari kelak. Istri Locrinos lalu membiarkan Peri Tercantik pergi. 

Lagree terkejut karena Peri Tercantik berhasil meminta api dengan mudah.

Peri Tercantik tak sabar ingin bertemu lagi dengan Pangeran Pelangi. Saat bertemu, ia menceritakan petualangannya kepada pangeran tak terlihat itu. Pangeran Pelangi terkejut karena Peri Tercantik disuruh menemui Locrinos. Pangeran Pelangi menjadi takut jika Peri Tercantik dihukum lagi. Ia lalu  menemukan cara agar Peri Tercantik bisa lebih mudah bertemu dengannya. Daripada bertemu di air mancur taman, Pangeran Pelangi menemukan tempat yang lebih mudah.

Peri Tercantik melaksanakan rencana pangeran pelangi. Setiap pagi, ia meletakkan sebuah baskom besar berisi air di ambang jendela kamarnya. Dengan begitu, sinar matahari turun di atas air baskom. Pelangi pun muncul, tampak sejelas ketika berada di air mancur.

Dengan ini, berarti mereka bisa bertemu tanpa melupakan api atau dua botol tempat Lagree tua menyimpan mata dan gigi pada malam hari. Untuk beberapa waktu, mereka berdua selalu asyik mengobrol setiap jam sinar matahari muncul.

Suatu hari, Pangeran Pelangi muncul dengan sedih. Ia baru saja diusir Lagree namun tak tahu harus pergi kemana. Peri Tercantik dan Pangeran Pelangi sangat sedih. Hari itu berarti adalah pertemuan mereka yang terakhir dengan bantuan sinar matahari. Mereka berharap masih bisa bertemu esok harinya.

Sayangnya, esok harinya, cuaca begitu gelap dan suram. Baru menjelang sore, matahari menembus awan selama beberapa menit. Peri Tercantik dengan bersemangat berlari ke jendela, tetapi ia malah menabrak baskom. Semua airnya tumpah.

Sumber : dok. Majalah Bobo , Dongeng Hungaria

Reporter : Vanda Parengkuan
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

3 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

16 jam yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

13 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×