Tiga Kupu-Kupu Pembawa Pesan (Bagian 2)

  • Rabu, 13 September 2017 15:00 WIB

Hutan Tempat Pangeran Ditinggalkan | https://publicdomainvectors.org | https://publicdomainvectors.org

“Kau sudah pastikan Pangeran tersebut tidak akan kembali ke istana?” kata seseorang bertopeng.

“Sudah, ia tak mungkin bisa kembali,” jawab yang lain.

“Baiklah, malam ini kita akan layangkan ancaman ke istana agar kita dapat uang yang banyak. Hahaaha!”

Mendengar hal itu, Pangeran begitu marah. “Jangan marah Pangeran, kita harus sampai ke istana lebih cepat dari mereka. Hal itu bisa menyelamatkan istana,” kata El.

Benar juga kata El. Lebih cepat sampai di istana adalah cara yang paling tepat. Namun, bagaimana caranya? Para perampok itu menggunaka kuda, sedangkan pangeran hanya berjalan kaki.

“Aku mendengar pesan dari Ra,” kata El.

“Aha! Kata Ra, kita bisa sampai lebih cepat lewat jalan pintas. Namun, jalan pintas itu harus melewati sungai yang berarus deras.

“Tidak apa-apa. Mari kita lewat sana sekarang!” kata Pangeran,

Mereka pun melanjutkan perjalanan. Beradu cepat dengan para perampok. Pangeran tidak hanya berjalan, tetapi sampai berlari. Begitu pula dengan El dan Sa. Mereka mengepakkan sayap lebih cepat.

Sampailah mereka di sebuah sungai yang alirannya deras sekali. Namun, dari sungai itu, istana sudah terlihat. Artinya, istana sudah tak jauh lagi darisana.

Reporter : Putri Puspita
Editor : Sylvana Toemon

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Putri Mandi

12 jam yang lalu

Cerita

Kamar Nomor 18

6 jam yang lalu

Cerita

Detektif Makan Siang

11 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Bozzo

4 jam yang lalu

Cerita

MOST READ

Putri Mandi

12 jam yang lalu

Tong Gendut

2 hari yang lalu

Cergam Bobo: Terlalu Lelah

3 hari yang lalu

Rumah Nomor 6

3 hari yang lalu

Sendiri di Rumah

1 hari yang lalu

Bertengkar dengan Bayangan

1 hari yang lalu

Kamar Nomor 18

6 jam yang lalu

Perkedel Sukun

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×