Mural, Seni Lukis Sejak Abad Sebelum Masehi

  • Selasa, 14 November 2017 18:06 WIB

Mural | Putri Puspita

Berbeda dengan Grafiti

Mural berasal dari murus dalam bahasa Latin yang artinya dinding, maka dari itu mural identik dengan gambar-gambar di dinding.

Jika diperhatikan, mural dan graffiti merupakan dua hal yang berbeda. Mural lebih menekankan pada unsur gambar sedangkan graffiti pada isi tulisan. Grafiti biasa dibuat dengan cat semprot untuk membentuk tulisan, sedangkan mural menggunakan cat, kapur, atau apapun yang bisa memberikan warna.

Mural biasanya digunakan untuk melukisakan suatu kondisi, dari keindahan hingga sindiran.

Sejarah Mural

Mural ternyata sudah ada sejak abad ke-1. Wah, lama sekali, ya!

Mural diduga sudah berkembang sejak zaman 3000 SM (Sebelum Masehi). Hal ini dibuktikan dengan berbagai penemuan lukisan di dinding gua.

Lukisan di dinding sudah ada sejak zaman Kekaisaran Roma, sekitar abad I – III Masehi. Pada masa itu, bukan hanya tembok-tembok istana yang dilukis, lo. Mural juga digunakan untuk menghias dinding rumah.

Pada abad V, mulai dikenal lukisan-lukisan yang bertema perjalanan hidup Buddha. Tema ini mulai tersebar di berbagai tempat di dunia.

Media Berekspresi

Reporter : Putri Puspita
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Surat Perpisahan

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

22 jam yang lalu

Bintang Pensi

2 hari yang lalu

Mengomel Bersama

3 hari yang lalu

Ayah Pulang

2 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

20 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×