Pelajar India Ciptakan Satelit Terkecil di Dunia

  • Jumat, 19 Mei 2017 14:07 WIB

KalamSat, satelit terkecil di dunia. Foto: 3DRuck.com

Satelit biasanya berukuran besar dan berat. Tapi seorang pelajar di India berhasil menciptakan satelit teringan dan terkecil di dunia. Kabarnya, satelit ini akan diluncurkan oleh NASA lo!

Seorang pelajar dari Tamil Nadu, India bernama Rifath Shaarook telah menciptakan satelit terkecil di dunia. Satelit ini diberi nama KalamSat. Nama tersebut diambil dari Presiden sekaligus Ilmuwan nuklir India, Dr. A. P. J. Abdul Kalam. Ia membuat KalamSat untuk kompetisi Cubes in Space yang disponsori oleh NASA dan I Doodle Learning. Tak disangka Rifath menang dan satelit buatannya akan diluncurkan oleh NASA.

Sangat kecil dan ringan

Untuk kompetisi Cubes in Space, pesertanya haru membuat sebuah alat yang bisa dimuat ke dalam kubus berukuran empat meter. Beratnya tidak boleh lebih dari 64 gram. Hal yang paling penting adalah alat ini harus bisa digunakan di luar angkasa. Rifath pun memutuskan untuk mendesain sebuah satelit.

rifath sharook
Rifath Sharook adalah pelajar yang menciptakan KalamSat.
Foto: cunoastelumea.ro

Satelit KalamSat terbuat dari polimer serat karbon yang dicetak dengan printer tiga dimensi (3D). Bahan ini sering digunakan mulai dari untuk pembuatan peralatan luar angkasa hingga peralatan memancing. Satelit juga sangat ringan karena beratnya hanya sekitar 64 gram.

Akan diluncurkan NASA

KalamSat buatan Rifath ini akan diluncurkan NASA. Saltelit terkecil ini akan diluncurkan pada 21 Juni 2017 dari Pulau Wallops, Amerika Serikat. Satelit ini mempunyai komputer papan dan delapan sensornya di dalamnya. Peralatan ini akan digunakan untuk mengukur percepatan, rotasi, dan magnetosfer Bumi. Magnetosfer adalah medan magnet yang menyelimuti Bumi yang berfungsi untuk melindunginya dari radiasi sinar matahari yang berbahaya.

Wah, Rifath Sharook baru berusia 18 tahun saja sudah bisa membuat satelit terkecil di dunia lo. Apakah kamu juga punya prestasi yang membanggakan seperti Sharook?

Reporter : Aisha Safira
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×