Perbedaan Asteroid, Komet, Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

  • Sabtu, 16 September 2017 15:57 WIB

Benda langit ada milayaran jumlahnya | Foto: teknolojikampi.com

Teman-teman mungkin pernah mendengar tentang benda langit seperti komet, asteroid, meteoroid, meteor, dan meteroit. Apa saja perbedaan dari lima jenis benda langit itu?

1. Asteroid

Benda langit ini ukurannya kecil yang mengelilingi matahari. Asteroid mengandung sedikit logam seperti nikel dan besi yang terbentuk dari batu angkasa luar. Benda langit ini berkumpul pada lintasan yang bernama sabuk asteroid (Main Asteroid Belt). Lintasan tersebut merupakan jalur yang dilalui oleh Mars dan Jupiter. Di sabuk asteroid terdapat 4 asteroid paling besar yang pernah diteliti, yaitu Ceres, Vesta, Pallas, dan Hygiea.

2. Komet

Komet merupakan benda langit yang tersusun dari material gas dan air yang telah mengeras menjadi es. Ukuran komet tidak terlalu besar dengan diameter nukleus (inti komet) paling besar hanya 10 kilometer.

Lintasan yang digunakan komet untuk mengelilingi Matahari bentuknya lonjong. Terkadang lintasan komet berada sangat dekat dengan Matahari, ini membuat sebagian es yang ada pada komet menguap karena panasnya. Uap itu membentuk ekor komet yang panjangnya mencapai ratusan kilometer. Nah, komet dengan ekor panjang inilah yang sering kita lihat dari Bumi. Namun untuk melihatnya, kita membutuhkan bantuan teleskop tertentu.

3. Meteoroid

Meteoroid memiliki sifat yang melayang-layang secara bebas dan tidak mengelilingi benda apapun. Bentuknya yang kecil dipercaya adalah pecahan dari komet atau asteroid.

4. Meteor

Pernah mendengar istilah bintang jatuh? Nah, meteor inilah yang kita kenal dengan sebutan itu. Benda langit ini adalah jenis yang paling dinanti-nantikan kemunculannya. Beberapa orang percaya, saat kita melihat bintang jatuh, doa dan harapan kita suatu saat dapat terkabul.

Bagaimana meteor ini terbentuk? Semuanya berasal dari meteoroid yang jatuh. Meteoroid letaknya tidak jauh dari Bumi dan sering tertarik oleh gravitasi Bumi. Ketika meteoroid ini jatuh, dia akan mengalami gesekan dengan lapisan atmosfer, lalu terbakar habis sebelum sampai ke Bumi. Proses jatuh dan terbakarnya mateorid ini yang terkadang kita lihat jelas dari Bumi, yang kita namakan dengan meteor.

5. Meteorit

Karena ukuran meteor yang cukup besar. Jadi, saat dia jatuh ke bumi, permukaannya tidak terbakar habis di atmosfer. Sehingga meteor yang tidak terbakar seutuhnya bisa jatuh sampai ke bumi dengan tenaga yang besar. Meteor yang selamat sampai ke Bumi inilah yang sering disebut dengan meteorit.

Reporter : Hanna Vivaldi
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Sup Asparagus

1 hari yang lalu

Adikku Manis

1 hari yang lalu

Gara-Gara Cincin Kawin

4 jam yang lalu

Eiffel yang Hilang

4 jam yang lalu

Misteri Balado Ayam Pedas

3 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×