Bercengkrama Bersama Kera di Monkey Forest

  • Senin, 17 Juli 2017 19:29 WIB

Kawasan Wisata Monkey Forest | Danastri | Bobo.id

Hutan ini dipenuhi dengan kera abu-abu. Walaupun mereka adalah hewan liar, tetapi kita boleh mendekati, bahkan memberi makan. Yup, inilah kawasan wisata Monkey Forest.

Wisata Favorit

Monkey Forest atau Mandala Wisata Wenara Wana, terletak di Ubud, Bali. Hutan ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Baik bagi wisatawan lokal maupun asing. Setiap bulannya, Monkey Forest didatangi lebih dari 10.000 wisatawan! Hmm… memangnya di sini ada apa, ya?

Kera Abu-Abu Berekor Panjang

Di sini terdapat banyak sekali kera abu-abu ekor panjang. Jenis kera ini memang yang paling banyak ditemui di Pulau Dewata. Ada lebih dari 340 ekor kera yang menjadikan hutan ini sebagai rumah. Hutan ini memiliki luas sekitar 27 hektar dan memiliki sekitar 115 jenis pohon. Di dalam hutan ini juga terdapat pura sakral bagi umat Hindu Bali, yaitu Pura Dalem Agung Padangtegal.

undefined
Kera-Kera di Kawasan Monkey Forest
Bercengkrama dengan Kera

Hutan ini termasuk kawasan hutan lindung. Suasana di kawasan ini sangat sejuk dan menyenangkan. Di setiap sudut, kita bisa menemui kera-kera yang lucu. Kera abu-abu berekor panjang ini memang merupakan hewan yang hidup berkelompok. Walaupun terkenal usil, tetapi kita tetap bisa bercengkrama dengan mereka, lo!

Tetap Harus Berhati-hati

Di tempat ini, kita bisa membeli makanan berupa pisang atau kacang. Setelah itu, kita bisa memberikannya langsung kepada kera-kera tersebut. Namun, harus hati-hati, ya! Walaupun bisa diajak bermain, kera-kera ini tetaplah hewan liar. Jangan mengeluarkan atau memakai aksesoris yang tidak perlu. Karena hal itu bisa menarik minat kera. Bisa-bisa, barang tersebut akan langsung diambil.

undefined
Salah Satu Pengunjung yang Bercengkrama dengan Kera
Objek Penelitian

Tahukah kalian, selain sebagai objek wisata, Monkey Forest ini juga merupakan pusat penelitian dan konservasi. Kera-kera yang ada di sini bukan hanya sebagai tontonan dari pengunjung yang datang. Kera-kera ini juga menjadi objek penelitian dari lembaga-lembaga riset di seluruh dunia.

Reporter : Danastri Permata Putri
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Cerita

Tumpeng untuk Nenek Sumirah

19 jam yang lalu

Cerita

Black Forest

11 jam yang lalu

Cerita

Kue Serabi Pembawa Berkah

17 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Bakwan Udang

16 jam yang lalu

MOST READ

IQ Rendah Tidak Masalah

1 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

2 hari yang lalu

Sesudah Suatu Kegagalan

3 hari yang lalu

Naik Kereta Tebu Berhantu

2 hari yang lalu

Usahawan Cilik

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×