Tamarin Singa Emas, Primata Kecil dari Brazil

  • Senin, 17 Juli 2017 19:35 WIB

Tamarin Singa Emas, Primata Kecil dari Brazil | savingspecies.org

Monyet kecil yang juga dikenal sebagai Marmoset emas ini merupakan salah satu binatang langka di dunia. Menurut para ahli, hanya ada sekitar 3.200 jumlah tamarin singa emas di alam liar dan 500 di penangkaran.

Tamarin singa emas berasal dari hutan hujan timur Brasil.  Seperti namanya, mereka mempunyai bulu berwarna orange keemasan yang menutupi seluruh tubuhnya, kecuali wajahnya. Sebagai salah satu primata terkecil di dunia, mereka hanya tumbuh rata-rata setinggi 20 cm.

Ekor marmoset lebih panjang daripada tubuh mereka. Namun ekornya itu tidak bisa dipakai untuk bergelantungan di batang pohon. Kuku yang seperti cakar memungkinkan tamarin berjalan, berlari, dan melompat di atas pohon.

undefined
Tamarin Singa Emas dan Anaknya

Binatang omnivora ini memakan buah, tumbuhan, serangga, kadal, dan burung. Mereka tinggal di dalam sebuah kelompok yang terdiri dari 2-8 tamarin. Marmoset emas mempunyai sifat kekeluargaan. Marmoset jantan membantu membesarkan anak-anak mereka dan biasa membawa mereka di punggungnya.

Tamarin singa emas menghabiskan sebagian besar hidupnya di pohon. Hewan ini mencari makan pada siang hari dan tidur di cekungan kecil pohon pada malam hari. Musuh utama tamarin singa emas adalah ular, kucing liar dan tikus.

Ancaman terbesar bagi tamarin singa emas adalah penebangan liar, pemburuan, dan pertambangan.

Teks: Carla Sherlita, Sumber foto: savingspecies.org, nationalgeographic.com

Reporter : willa widiana
Editor : Vanda Parengkuan

KOMENTAR

MOST READ

Janji Ayah

2 hari yang lalu

Ayah Pulang

3 hari yang lalu

Hadiah Ulang Tahun

9 jam yang lalu

Pesta Kurcaci Mimpi

1 hari yang lalu

Pelangi Nona Smith

1 hari yang lalu

MUST READ

Misteri Coretan Tio

6 jam yang lalu

Pahitnya Buah Maja

7 jam yang lalu

Hadiah Ulang Tahun

9 jam yang lalu

Cergam Bona: Robot

10 jam yang lalu

Bunga Lonceng Pangeran Genta

11 jam yang lalu

Festival Hana Matsuri

14 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×