Cerita Anak Sumba dan Kuda Kesayangannya

  • Jumat, 7 April 2017 14:30 WIB

Sejak usia 4 tahun, Dara Tilu sudah akrab dengan kuda. Foto: Ricky Martin | Bobo.ID

Dara Tilu adalah teman kita asal Sumba. Ia tinggal di Kampung Wainyapu, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.  Sehari-hari usai sekolah, Dara Tilu mendapat tugas dari orangtuanya untuk merawat kuda.

Kuda yang Berharga

Di Pulau Sumba, kuda adalah hewan peliharaan yang sangat berharga. Di tanah yang gersang, terpencil,  dan berhawa panas ini, kuda ibarat sebuah kendaraan. Kuda menjadi sarana transportasi penting untuk mengangkut barang  dan pergi ke ladang. Maka tak heran, kalau hampir setiap keluarga berada di Sumba memelihara satu atau dua ekor kuda sebagai hewan tunggangan.

Tugas memelihara dan merawat kuda, biasanya diserahkan kepada anak laki-laki. Bagi anak laki-laki, tugas merawat  sangat mudah.  Seperti cerita teman kita Dara Tilu, pagi-pagi sebelum berangkat sekolah, Dara Tilu akan menganjak  kuda  ke sungai untuk dimandikan. 

Kuda perlu dimandikan supaya badannya bersih sehingga tidak  dikerubungi lalat. Kalau tidak dimandikan, kuda akan dikerubungi lalat, sehingga kuda gelisah dan sibuk mengusir lalat dengan mengibas-ngibaskan ekornya.

Usai memandikan kuda, Dara Tilu  akan menambatkan kuda di bawah pohon yang rindang dan memberinya rumput yang cukup.

Sore hari sepulang sekolah, Dara Tilu akan mengajak kudanya jalan-jalan sambil digembalakan di padang rumput.  Menjelang senja, ia akan mengajak kudanya pulang kendang untuk beristirahat.

Anak Sumba sudah terbiasa merawat kuda kesayangannya. Foto: Ricky Martin | Bobo.ID
Anak Sumba sudah terbiasa merawat kuda kesayangannya.
Foto: Ricky Martin | Bobo.ID

Sahabat

Bagi anak-anak Sumba, kuda adalah sahabat.  Sebagai sahabat, kuda selalu siap mengantarkan anak Sumba ke ladang untuk membantu orang tua mengangkut hasil kebun, seperti  jagung, jambu mete, dan lainnya. Sebagai sahabat, kuda juga mengajarkan anak-anak Sumba menjadi anak yang pemberani dan tidak cengeng. 

Reporter : Sigit Wahyu
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Misteri Surat Perpisahan

3 hari yang lalu

Tiga Tangkai Mawar

22 jam yang lalu

Bintang Pensi

2 hari yang lalu

Mengomel Bersama

3 hari yang lalu

Ayah Pulang

2 hari yang lalu

Lukisan Kasih Sayang

20 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×