Bagi Suku Kayan, Cantik Itu Memakai Cincin di Leher

  • Jumat, 19 Mei 2017 14:08 WIB

Foto: pinimg.com

Wanita suku Kayan di daerah Pet Pan, Myanmar memiliki tradisi khusus untuk membuat diri mereka menjadi cantik.

Memakai cincin di leher

Tradisi yang mereka lakukan adalah memakai cincin besar berwarna kuning emas di lehernya. Menurut mereka, semakin banyak cincin yang digunakan dan semakin panjang leher mereka, maka ia akan semakin cantik, anggun, dan terpandang.

Tradisi ini telah turun menurun dilakukan sejak nenek moyang bangsa mereka. Tidak hanya itu, tradisi memakai cincin di leher ini tidak bisa dilewatkan begitu saja karena sifatnya yang sakral. Bahkan tradisi ini sudah dilakukan pada perempuan yang berusia balita (di bawah lima tahun).

Foto: lowmaster.net
Foto: lowmaster.net

Semakin sakit, semakin cantik

Memakai cincin di leher memang menyakitkan dan membuat yang memakainya merasa tidak nyaman dan terasa berat. Tetapi wanita-wanita suku Kayan menjadikan hal tersebut sebagai motivasi. Semakin sakit dan berat cincin yang dipakai, maka mereka semakin cantik.

Dulunya tertutup, sekarang sudah membuka diri

Dulunya suka Kayan agak tertutup dan tidak mudah membuka diri ke masyarakat luar yang lebih modern. Tetapi seiring berjalannya waktu, kini mereka sudah mulai membuka diri untuk bertemu orang lain di luar sukunya. Bahkan mereka juga mengizinkan wisatawan yang ingin mengambil foto yang menggambarkan tradisi unik dan budaya mereka.

Foto: Dmytro Ghilitukha
Foto: Dmytro Ghilitukha

Seperti yang dilakukan Dmytro Ghilitukha, seorang fotografer yang berasal Ukraina, dia telah mengabadikan momen-momen dimana wanita Kayan sedang memakai cincin di lehernya. Dia berkata bahwa dalam dunia medis sebenarnya memakai cincin leher itu berbahaya bagi kesehatan tulang leher.

Wanita suku Kayan berpikir bahwa melepas cincin dari leher bisa membuat leher mereka patah. Padahal sebenarnya bukan begitu yang terjadi. Ada beberapa wanita suku Kayan yang melepas cincin di lehernya malah mengaku merasa lebih baik.

Reporter : Hanna Vivaldi
Editor : Sigit Wahyu

KOMENTAR

MOST READ

Wow, Rapinya!

3 hari yang lalu

Misteri Raja Kucing

2 hari yang lalu

Misteri PR Matematika

2 hari yang lalu

Pengamen Itu Neneknya Ira

2 hari yang lalu

Yang Terbaik

2 hari yang lalu

Cergam Bobo: Lempar Cherry

2 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×