Ragam Alas Kaki di Berbagai Negara

  • Selasa, 5 September 2017 15:49 WIB

Jipsin | Daderot, Creative Commons

Alas kaki merupakan alat untuk menjaga dan melindungi kaki. Setiap negara punya alas kaki yang berbeda-beda bentuk dan fungsinya!

Korea

Negeri ginseng ini punya alas kaki tradisonal yang terbuat dari jerami, namanya Jipsin.  Konon, alas kaki ini sudah digunakan oleh masyarakat Korea sejak zaman Tiga Kerajaan (37 SM – 668 SM). Alas kaki ini biasanya dibuat saat musim dingin. O iya, zaman dulu Jipsin dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Kini, Jipsin hanya digunakan saat masa berkabung.

Jepang

Negeri sakura juga punya alas kaki tradisional, lo. Namanya Geta (bakiak). Alas kaki yang terbuat dari kayu ini biasanya digunakan saat memakai yukata atau kimono. O iya, geta juga bisa digunakan saat ke sawah. Hak tinggi pada geta bisa memudahkan pemakainya melewati jalanan yang becek. Jadi, kimono yang dipakai tetap kering dan bersih. Unik, ya!

undefined
Geta - Daderot | Creative Commons

Tiongkok

Tiongkok punya alas kaki tradisional, namanya sepatu lotus. Ukuran sepatu ini sangat kecil. Sepatu ini hanya digunakan oleh perempuan, tujuannya untuk membentuk kaki sekecil mungkin. Sebelum menggunakan sepatu ini, kaki para perempuan akan dilipat dan diikat supaya tulang jarinya patah. Sangat menyakitkan. Tapi, orang di zaman itu percaya bahwa perempuan yang memiliki kaki kecil adalah perempuan yang cantik. Untunglah tradisi ini sudah dihentikan.

undefined
Sepatu Lotus - Daniel Schwen | Creative Commons

India

Namanya Padukas. Ia tidak punya tali, seperti alas kaki pada umumnya. Alas kaki tertua di India ini hanya bisa digunakan oleh kaum bangsawan dan orang-orang kaya. Orang zaman dulu biasanya membuat padukas dari kayu, perak, besi, hingga gading. Sebuah padukas biasanya memiliki ukiran atau hiasan yang cukup rumit.

undefined
Padukas

Belanda

Ternyata... negeri kincir angin juga punya alas kaki tradisional. Namanya Klompen. Alas kaki ini terbuat dari kayu poplar. Untuk membuatnya, kita harus memahat bagian luat dan mencungkil bagian tengah kayu, supaya kaki kita bisa dimasukkan. Alas kaki unik ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang bekerja di kebun.

undefined
Klompen - Baykedevries | Creative Commons

Nah, Teman-teman, itulah ragam alas kaki di berbagai negara. Apakah kamu punya salah satunya?

Teks: Chatarina/Willa, Foto: Creative Commons

Reporter : willa widiana
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Cerita

Diuji dengan Mimpi

18 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Asal Tahu Caranya

10 jam yang lalu

Cerita

Cerita

Kalender Buatan Mia

15 jam yang lalu

Cerita

Gadis Bertopi Tong Kayu

8 jam yang lalu

MOST READ

Putri Berambut Kaca

3 hari yang lalu

Pencuri Mawar

3 hari yang lalu

Piano Dalam Api

2 hari yang lalu

Rahasia Nana dan Pak Win

1 hari yang lalu

Diuji dengan Mimpi

18 jam yang lalu

Kan Kusediakan Waktu

2 hari yang lalu

Ketika Dihukum Mama

1 hari yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×