Di Era Mesir Kuno, Orang yang Kukunya Panjang Tidak Dihormati

  • Selasa, 13 Februari 2018 16:41 WIB

Cleopatra dan Ratu Nefertiti diyakini mewarnai kukunya dengan warna merah. | Pixabay

Namun, berbeda dengan di Mesir Kuno, memotong kuku di Tiongkok malah jarang dilakukan, lo.

Orang-orang di sana pada zaman itu percaya bahwa semakin panjang kuku, maka orang itu akan semakin bijak dan pandai.

Mereka juga memakai cat kuku yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti putih telur dan kelopak bunga.

Biasanya mereka mewarnai kukunya dengan warna hitam dan merah.

Pasukan Militer

Tak hanya kaum bangsawan dan rakyat saja yang memakai cat kuku, ternyata pasukan militer juga, lo.

Para komandan militer di Romawi Kuno, Mesir Kuno, dan Babilonia Kuno juga mewarnai kukunya sebelum pergi ke medan perang.

Kukunya akan diwarnai sesuai dengan warna bibir mereka.

Mereka juga akan menata rambut lebih dulu sebelum berperang.

Wah, ternyata tradisi memotong dan mewarnai kuku sudah ada sejak lama, ya.

Reporter : Cirana Merisa
Editor : Iveta Rahmalia

KOMENTAR

MOST READ

Jadiiā€¦ Itu Mamanya

2 hari yang lalu

Kain Lap yang Hilang

3 hari yang lalu

Masakan Chef Misterius

16 jam yang lalu

Dua Nenek

3 hari yang lalu

Mak Yun

13 jam yang lalu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×