Kembali ke Bumi, Kenapa Astronaut Harus Kembali Belajar Berjalan?

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Jumat, 28 Desember 2018 | 16:47 WIB

Ilustrasi astronaut.

Nah, inilah yang membuat pak Feustel harus kembali beradaptasi dengan gravitasi yang ada di Bumi dan membuatnya harus belajar cara berjalan lagi saat kembali ke Bumi.

Wah, kenapa astronaut yang kembali ke Bumi harus belajar berjalan lagi, ya?

Baca Juga : Inti Matahari Berputar Lebih Cepat daripada Bagian Permukaannya

Ternyata saat kembali ke Bumi setelah menjalankan misi di ruang angkasa, fisik para astronaut mengalami perubahan, teman-teman.

Perubahan ini bisa terjadi pada penglihatan, keseimbangan, kemampuan berjalan, dan juga kemampuan untuk melakukan tugas-tugas dasar.

Hal inilah yang juga terjadi pada pak Feustel, yang dalam video yang diunggahnya menunjukkan kesulitannya untuk berjalan.

Ruang angkasa mempunyai gravitasi nol yang membuat tubuh kita menjadi kacau, nih, teman-teman. Kita tidak mengetahui bagaimana naik dan turun seperti di Bumi.

Selain itu, sensor di dalam telinga kita, yaitu sistem vestibular yang mengatur keseimbangan juga berubah. Saat kembali ke Bumi, tubuh para astronaut butuh waktu untuk menyesuaikan diri lagi.

Nah, untuk mengembalikan kemampuan berjalan para astronaut ini, mereka harus dirawat di rumah sakit milik NASA untuk melakukan terapi dan latihan.

Dalam unggahannya, pak Feustel juga menulis kalau ia terlihat seperti sedang berjalan dengan mata tertutup dan menggunakan tumitnya setelah berada selama 197 hari di ISS.

Baca Juga : InSight Mars Lander Mendarat di Planet Mars

Pak Feustel juga berharap kru lainnya yang kembali ke Bumi akan merasakan kondisi tubuh yang lebih baik.