Wah, di Wilayah Ini Pernah Terjadi Hujan Darah! Fenomena Apa, ya?

Avisena Ashari, Bobo.id
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:55 WIB

Ilustrasi hujan berwarna merah

Ada sebagian penduduk yang mengaku melihat hujan air berwarna hijau, hitam, dan kuning.

Baca Juga : Hujan Es Sedang Banyak Terjadi di Indonesia, Kenali Hujan Es, yuk!

Hampir sama seperti hujan pada umumnya, hujan ini diawali dengan kilat dan petir, teman-teman.

Ada yang mengatakan setelah hujan turun, banyak dedaunan yang warnanya berubah jadi-abu-abu.

Kemudian daun-daun tersebut tampak seperti terbakar dan gugur dari pohon.

Mengapa Air Hujannya Berwarna Merah?

Saat ditelusuri, dalam setiap satu mililiter air hujan ditemukan sembilan juta partikel merah.

Namun, rupanya ada juga partikel warna lain, yaitu hijau, abu-abu kebiruan, dan kuning.

Peneliti mempelajari kandungan apa yang ada di dalam air hujan darah tersebut, teman-teman.

Mereka awalnya meneliti derajat keasaman atau pH (potensial Hidrogen) pada air tersebut.

Rupanya, air hujan darah ini netral. Itu berarti sifat airnya tidak asam dan tidak basa.

Namun, di dalamnya, ada banyak kandungan nikel, mangan, titanium, kromium, dan tembaga.

Baca Juga : Banyak Laba-Laba di Langit Brasil, Apakah Terjadi Hujan Laba-Laba?