✕

Wah, Tabrakan Galaksi Dapat Membangkitkan Lubang Hitam Super Besar!

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Rabu, 16 Januari 2019 | 13:46 WIB

Lubang Hitam

Baca Juga : Peringatan 100 Tahun Organisasi Astronomi Internasional Sepanjang 2019

LMC mempunyai jarak asekitar 163 ribu tahun cahaya dari Bima Sakti, teman-teman.

Walaupun LMC mengorbit Bima Sakti, tapi LMC mungkin saja bisa tertangkap tarikan gravitasi dan meluncur ke arah galaksi Bima Sakti.

Tabrakan kosmik bisa membangunkan lubang hitam super besar

LMC yang menabrak dan dimakan oleh Bima Sakti ternyata bisa menimbulkan bencana bagi galaksi kita, nih, teman-teman.

Tabrakan ini akan membangunkan lubang hitam yang berada di pusat Bima Sakti dan mengubah galaksi menjadi kuasar.

Kuasar dapat terjadi saat gas di sekitar lubang hitam berpindah ke dalam lubang hitam, dan saat gas mendekati lubang hitam, gas ini akan memanas akibat adanya gesekan.

Baca Juga : Banyak Batu Permata Ditemukan di Bumi Super Baru, di Mana Letaknya?

Gas yang memanas ini akan bersinar dengan sangat cerah dan bisa dilihat dari sisi alam semesta lainnya, bahkan kuasar kadang terlihat lebih cerang jika dibandingkan dengan keseluruhan galaksi tempat kuasar berada.

Walaupun tabrakan besar antara Bima Sakti dan LMC masih akan terjadi dalam waktu yang cukup lama, yaitu 2 miliar tahun lagi, ternyata 2 miliar adalah waktu yang singkat, lo, dalam rentang waktu kosmik.

Lubang hitam, sang penghisap di tengah galaksi

Sampai saat ini, lubang hitam masih menjadi objek yang menarik perhatian para astronom, lo, karena lubang hitam bisa mengisap benda apapun yang ada di sekitarnya.

Hampir setiap galaksi yang ada di ruang angkasa pasti memiliki lubang hitam yang besar di tengahnya, teman-teman, termasuk galaksi Bima Sakti.