✕

Benarkah Tulang Jadi Lebih Kuat Setelah Sembuh dari Keretakan?

Avisena Ashari
Selasa, 22 Januari 2019 | 12:26 WIB

Serba-serbi tulang manusia

Kemudian sel yang membentuk tulang mulai membuat jaringan penyembuh yang disebut callus. Lama kelamaan, callus yang lembut ini mengeras.

Nah, saat callus mengeras inilah saat di mana tulang menjadi lebih keras untuk sementara waktu. Rupanya ini karena bagian tersebut terlihat lebih besar.

Ahli kesehatan menyebutnya sebagai woven bone. Karena ada urat-urat di sekitar tulang tersebut.

Nah, callus yang keras ini lama kelamaan akan berubah menjadi tulang biasa atau lamellar.

Tulang lamellar yang baru ini sama kuatnya dengan tulang-tulang kita yang lainnya, teman-teman.

Tulang patah bisa terjadi di bagian yang sama

Meski tulang yang sudah sembuh kuatnya sama, kita harus selalu berhati-hati.

Menurut sebuah penelitian, jika terjadi fraktur lagi, kemungkinan besar kembali terjadi di bagian tulang yang sama.

Baca Juga : Wah, Kuaci Punya Manfaat Baik, Salah Satunya Memperkuat Tulang!

Namun bukan berati tulang "baru" itu lebih lemah juga, lo. Bisa jadi karena ada aktivitas tertentu yang memang membuat bagian tulang tersebut lebih rawan patah.

Tulang yang terlalu lama beristirahat juga bisa jadi menyebabkannya kurang kuat, teman-teman.

Itulah mengapa ada rutinitas untuk mengembalikan kekuatan tulang seperti biasa.

Para atlet dan astronaut juga melakukan ini untuk kembali menguatkan tulang setelah mengalami cedera atau melakukan aktivitas yang membuat tulangnya lemah.