✕

Dari Monster Laut Sampai Angpau, Ini Legenda Tradisi Tahun Baru Imlek!

Avisena Ashari
Jumat, 01 Februari 2019 | 11:28 WIB

Suasana tahun baru imlek

Si pengemis pun menghias rumah-rumah tersebut dengan kertas berwarna merah, dan memasang banyak petasan.

Saat Nián datang, monster ini terkejut melihat pengemis memakai pakaian merah, rumah-rumah berwarna merah, dan banyak suara petasan.

Rupanya, Nián takut dengan warna merah dan suara petasan.

Karena itulah, setiap tahun baru imlek, banyak hiasan warna merah dan ada perayaan kembang api.

Kertas Pengusir Roh Jahat

Salah satu dekorasi imlek yang khas adalah kertas besar panjang yang ditempelkan di depan rumah.

Baca Juga : Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah, Bagaimana Asal Usulnya, ya?

Rupanya ini adalah syair yang namanya chūn lián. Kertas syair yang memanjang ini dianggap bisa melindungi para penduduk dari Nián dan para roh jahat.

Dikisahkan, roh jahat berkeliaran di dunia manusia saat malam hari.

Di gerbang antara dua dunia, Dewa akan menangkap roh jahat yang melakukan keburukan pada manusia, untuk diumpankan pada harimau.

Kalirafi Keberuntungan

Selain syair di kertas yang memanjang, juga ada kaligrafi yang bertuliskan satu kata atau huruf dalam bahasa Mandarin.

Yang paling sering adalah kata fú. Kata ini artinya kebahagiaan atau keberuntungan.