✕

Buah Jeruk Selalu Ada Saat Perayaan Imlek, Cari Tahu Alasannya, yuk!

Tyas Wening, Iveta Rahmalia
Jumat, 01 Februari 2019 | 18:16 WIB

Buah jeruk selalu ada saat Imlek

Dalam bahasa Mandarin, jeruk disebut "ju", yang mempunyai bunyi mirip dengan "ji". Artinya keberuntungan.

Baca Juga : Setiap Tahun, Ada Festival Es dan Salju di Tiongkok, Ada Apa Saja?

Selain itu, buah jeruk juga memiliki warna kuning emas yang berkilauan, sehingga buah ini dianggap menunjukkan kekayaan dan kemakmuran.

Selain itu, jeruk juga terdiri dari banyak bagian yang bersatu dan membentuk satu kesatuan yang berbentuk bundar.

Menurut kepercayaan Tionghoa, bundar atau bulat melambangkan kesempurnaan, lo, itulah sebabnya banyak makanan khas Tiongkok yang berbentuk bundar, seperti kue keranjang.

Kebahagiaan dari Memberi

Jeruk ini disebut jeruk mandarin karena dulu konon buah ini hanya disediakan dan diberikan untuk para pejabat di Tiongkok kuno saja, lo.

Tapi seiring berkembangnya zaman, saat ini buah jeruk mandarin sudah bisa dinikmati dan dibagikan ke siapa saja.

Maksud dari memberikan jeruk mandarin ke siapa saja termasuk sanak keluarga adalah agar rezeki kita terus bertambah, teman-teman.

Baca Juga : Beragam Kue dan Perayaan di Berbagai Negara, Ada yang Seperti Tengkorak Tapi Terbuat dari Gula

Masyarakat Tionghoa mempunyai kepercayaan bahwa rezeki yang kita miliki datang dari usaha dan kerja keras.

Saat kita sudah mendapatkan sesuatu, maka kita tidak boleh lupa bersyukur dan kembali berbuat kebaikan, teman-teman.

Karena dengan bersyukur dan berbagi, semua rezeki dan kebahagiaan juga tidak pernah habis mengalir, sehingga kita tidak akan merasa kekurangan.