Rahasia di Balik Suhu 180 Derajat Celcius untuk Memanggang Makanan

Avisena Ashari
Jumat, 08 Februari 2019 | 12:27 WIB

Memanggang kue

Karena panas merupakan hal penting dalam proses reaksi Maillard, tentu suhunya harus tepat.

Suhu yang tepat artinya bisa membuat proses reaksi terjadi, namun tidak kurang dan tidak lebih. Sehingga makanan matang sempurna, bukan kurang matang atau terlalu matang.

Baca Juga : Bisa untuk Kue Tahun Baru, Kaktus yang Satu Ini Rasanya Manis dan Bisa Dimakan

Menurut chef Michael Laiskonis, reaksi Maillard biasanya terjadi saat suhu lebih rendah, yaitu sekitar 110 - 115 derajat Celcius.

Karenanya, agar makanan tidak kurang matang atau gosong, oven dipersiapkan dalam suhu 180 derajat Celcius, sebelum memanggang.

Nah, karena setiap oven berbeda-beda, chef Michael Laiskonis mengatakan kalau suhu 180 derajat Celcius merupakan suhu aman yang bisa digunakan untuk memanggang.

Namun, tentu saja suhu ini bisa berbeda-beda tergantung pada resep makanan dan hasil yang diinginkan, teman-teman.

Misalnya saat ingin memanggang kue yang warnanya tidak terlalu cokelat, chef memanggangnya pada suhu 160 derajat Celcius. Sementara jika ingin tekstur kue yang renyah, chef memanggangnya pada suhu 190 derajat Celcius.

Begitulah rahasia dibalik suhu memanggang makanan.

Baca Juga : Wah, Rupanya Ini Proses yang Terjadi Saat Kita Menggoreng Makanan

Yuk, lihat video ini juga!