Kenapa Bendera Kuning Dijadikan Simbol Kematian di Indonesia, ya?
Bendera kuning.
Baca Juga : Cerita Misteri: Si Bungkuk (Bag. 6) Pria yang Mengerikan
Negara Mesir menyimbolkan kuning dengan emas, yang biasa digunakan untuk melukis mumi dan dimakamkan sebelum almarhum dikirim ke akhirat, sehingga wana kuning juga menjadi simbol untuk berkabung.
Di beberapa daerah di Indonesia, biasanya juga menggunakan simbol warna kuning pada bendera untuk menandakan bahwa ada seseorang yang meninggal dunia.
Baca Juga : Gua Krubera, Dalamnya Setara dengan Ukuran Tinggi 7 Menara Eiffel
Berbeda lagi di Makasar, Papua, atau Kalimantan yang tetap memilih warna putih sebagai penanda kematian baik itu dari agama Islam atau Kristen.
Kita cari tahu asal penggunaan bendera kuning sebagai lambang kematian di Indonesia, yuk!
Baca Juga : Suka Sarapan Bubur Ayam? Cari Tahu Kisah Asal-Usul Bubur, yuk!
Asal Mula Bendera Kuning
Pemilihan warna kuning sebagai warna kematian ini ternyata bermula dari zaman kolonialisme Belanda, teman-teman.
Pada zaman itu dikenal bendera persegi panjang polos berwarna kuning dengan simbol huruf Q.
Bendera kuning ini merupakan penanda untuk para penderita sebuah wabah mematikan yang wajib dikarantina.
Oleh karena itu, simbolnya adalah Q, berasal dari kata "quarantine".
Baca Juga : Walau Sama Besar, Ternyata Andromeda dan Bimasakti Usianya Berbeda