✕

Hulk Tercipta Karena Sinar Gama, Apa yang Terjadi Kalau Manusia Terkena Sinar Gama?

Avisena Ashari
Rabu, 08 Mei 2019 | 09:17 WIB

Hulk di film Thor: Ragnarok

Baca Juga : Tak Hanya Ada di dalam Film, Hulk Juga Ternyata Ada di Antariksa

Kalau Bruce Banner digambarkan berubah menjadi Hulk yang hijau karena sinar gama, sebenarnya warna sinar ini bukan hijau. Sinar gamma justru tidak memiliki warna sama sekali.

Sinar yang Berbahaya

Seperti halnya sinar-X dosis tinggi yang mematikan, ledakan bom gama juga bisa membunuh banyak orang.

Itulah mengapa dalam semesta film Marvel, digambarkan hanya Thanos dan superhero terkuat yang mampu menahan efek sinar gama.

Di dunia nyata, sinar gama dapat menjatuhkan elektron seperti bola bowling yang menjatuhkan targetnya.

Partikel bermuatan ini kemudian mengganggu ikatan kimia apa pun yang bersinggungan dan mendatangkan malapetaka dan menghasilkan fragmen molekuler yang bertindak sebagai racun.

Kesimpulannya, ledakan bom gama di kehidupan nyata tidak akan mengubah Bruce Banner menjadi Hulk yang kuat.

Justru, ledakan bom gama bisa menewaskannya karena penyakit radiasi atau karena terbakar oleh energi yang kuat.

Namun bukan berarti sinar gama tidak berguna di dunia nyata, lo.

Baca Juga : Bukan Karena Takut Thanos, Hulk Tidak Muncul di Film Infinity War Karena Ini

Dengan energi luar biasanya, sinar gama dimanfaatan untuk dunia medis.

Misalnya penggunaan sinar gama dengan dosis yang aman bagi manusia untuk alat medis bernama pisau gama.