Ular yang Ditemukan di Amerika Utara Ini Disebut Ular Zombie, Kenapa?
Ular zombie yang ditemukan di Amerika Utara.
Bobo.id - Setiap hewan punya caranya masing-masing agar terhindar dari predator yang akan memangsa atau menyerangnya.
Contohnya bunglon yang berkamuflase dengan mengubah warna kulitnya menjadi sama seperti lingkungan sekitarnya agar tidak terlihat oleh musuh.
Cicak juga punya cara untuk menghindar dari predatornya yang disebut autotomi, yaitu teknik bertahan hidup dengan cara mengorbankan salah satu bagian tubuhnya.
Iklan tidak tersedia saat ini.
Autotomi yang dilakukan oleh cicak adalah dengan cara memutuskan ekornya untuk mengalihkan perhatian predatornya.
Baca Juga: Apa yang Terjadi Saat Ada Lalat Hinggap di Atas Makanan Kita?
Ekor yang diputuskan cicak dari tubuhnya masih akan bergerak-gerak selama beberapa saat.
Ekor bergerak inilah yang nantinya akan membuat predator cicak lebih fokus ke ekor tadi, sementara cicak akan pergi.
Selain bunglon dan cicak yang menghindar dari predatornya dengan cara tadi, ternyata ada ular yang juga menghidar dari predatornya dengan cara yang tidak biasa.
Ular ini ditemukan di Amerika Utara dan dijuluki sebagai ular zombie. Bagaimana cara ular ini menghindar dari predatornya dan kenapa dijuluki sebagai ular zombie, ya?
Ular Zombie Menghindari Predator dengan Pura-Pura Mati
Taman rekreasi negara bagian Carolina Utara beberapa waktu lalu menemukan ular yang punya cara unik untuk bertahan dari predatornya.
Spesies ular ini dikenal sebagai Heterodon platirhinos atau yang lebih dikenal sebagai ular hidung babi timur.
Namun, ular ini juga dikenal dengan sebutan ular zombie karena cara unik yang dilakukannya untuk menghindari predator yang akan memangsa atau menyerangnya.