✕

Dikenal Bisa Mendarat Dari Ketinggian, Ada Kucing yang Selamat Meski Jatuh dari Lantai 32

Avisena Ashari
Kamis, 20 Juni 2019 | 12:37 WIB

Ilustrasi kucing yang melayang jatuh

Kucing yang terjatuh dari gedung lantai tujuh sampai 32 memposisikan kakinya ke arah samping sehingga tubuhnya berbentuk seperti parasut. Ini akan membuat kucing mendarat dengan posisi perut ada di bawah.

Pendaratan seperti ini bisa membuat kucing mengalami cedera di bagian dada seperti gangguan paru-paru atau tulang rusuk patah. Di sisi lain, risiko kaki kucing patah saat terjatuh juga berkurang.

Bagaimana Kucing Tahu Caranya Mendarat Saat Jatuh dari Ketinggian?

Rupanya ini bisa dijelaskan dengan ilmu fisika, yaitu kelajuan terminal (terminal velocity).

Awalnya, kucing yang jatuh melayang turun dengan semakin cepat karena dorongan gaya gravitasi sampai akhirnya ia berada di ketinggian tertentu. Ketinggian ini setara dengan tinggi gedung lima lantai.

Saat mencapai ketinggian itu, kucing akan mencapai kelajuan terminal konstan (tidak berubah), yaitu 100 kilometer per jam.

Baca Juga: Wajahnya Terlihat Marah, Mungkinkah Kucing Ini Jadi Grumpy Cat Selanjutnya?

Saat itu kucing memasuki masa terjun bebas, di mana gesekan udara menghalangi percepatannya di bawah gravitasi. Ini saat kucing tidak lagi merasakan tarikan gaya gravitasi.

Menurut peneliti, kucing yang terjatuh dari lantai dua sampai tujuh, kucing tidak memiliki waktu cukup untuk mencapai kelajuan terminal yang tetap sehingga dan siap untuk mendarat dengan berdiri.

Namun, saat mencapai kelajuan terminal, insting kucing berubah dan mereka membuat badannya seperti parasut.

Meski begitu, jangan pernah sengaja mendorong kucing atau melemparnya agar terjatuh dari ketinggian, ya. Karena meski tahu cara mendarat, jatuh dari ketinggian tetaplah berbahaya bagi nyawa kucing, teman-teman.

Baca Juga: Rupanya Ini Rahasia Agar Kucing Mau Menoleh Saat Dipanggil Namanya

#GridNetworkJuara