Ada Api Lilin yang Tidak Padam Meski Ditiup, Kok Bisa Begitu, ya?

Avisena Ashari
Rabu, 02 Oktober 2019 | 13:47 WIB

Ilustrasi lilin ulang tahun

Asap yang keluar dari sumbu lilin yang padam itu disebut paraffin vapor, teman-teman.

Kemudian, bagian lilin yang meleleh akan segera mengeras, asapnya menghilang, dan lilin tidak digunakan lagi.

Lilin yang Apinya Tidak Padam Meski Ditiup

Ilustrasi meniup lilin (MaxPixel's contributors)

Lilin yang apinya tidak padam meski ditiup ini juga dikenal dengan lilin tipuan, teman-teman.

Kok bisa, ya, lilin tipuan tetap menyala meski sudah ditiup apinya?

Ternyata, sumbu lilin tipuan mengandung bubuk magnesium atau logam sejenisya.

Magnesium ini memiliki titik pengapian pada suhu yang tinggi, yaitu 426 derajat Celcius. Saat terbakar, magnesium juga sulit untuk padam ketika berbentuk bubuk.

Baca Juga: Kue Tradisional Asal Korea Selatan Ini Terbuat dari Bunga Sungguhan

Bara pada sumbu lilin tipuan ini masih bisa membuat api menyala serta bisa membuat energi yang dibutuhkan untuk menyalakan kembali asap paraffin yang keluar dari sumbu. Sehingga lilin yang apinya sudah padam karena ditiup bisa kembali menyala.

Dulunya, magnesium yang diletakkan pada sumbu ini digunakan untuk bahan peledak, teman-teman.

Meski banyak orang suka memakai lilin tipuan ini, lilin ini tidak boleh digunakan di Kanada karena berisiko menimbulkan kebakaran, teman-teman.

Baca Juga: Sejak Kapan Ada Tradisi Makan Kue Saat Ulang Tahun? #AkuBacaAkuTahu