✕

Selain di Bumi, Sampah Antariksa Juga Harus Dibersihkan, Bagaimana Caranya?

Cirana Merisa, Iveta Rahmalia
Kamis, 12 Desember 2019 | 20:00 WIB

Ilustrasi satelit yang mengorbit Bumi.

Baca Juga: Wahana Antariksa Hayabusa 2 Akan Bawa Potongan Asteroid saat Kembali ke Bumi

Robot Pembersih Sampah Ruang Angkasa

Badan Antariksa Eropa (ESA) pun mengungkapkan rencananya untuk membersihkan sampah-sampah ini.

Pada 2025, ESA berencana meluncurkan pengumpul sampah ruang angkasa bernama ClearSpace-1.

ClearSpace-1 akan diluncurkan hingga ketinggian 500 kilometer di atas permukaan Bumi. Robot empat tangan itu akan melacak sampah seperti permainan Pac-Man.

Misi tersebut mulai mengumpulkan sampah dari yang terkecil untuk membuktikan konsep robot pengumpul itu berhasil.

Potongan sampah yang dimaksud ini beratnya kira-kira sama dengan satelit kecil dan memiliki bentuk sederhana yang membuatnya mudah untuk digenggam dengan empat lengan robot.

Setelah aman, maka sampah tersebut akan diseret keluar dari orbit dan dibiarkan terbakar di atmosfer.

Sayangnya, cara itu juga akan menghancurkan robot pengumpul.

Baca Juga: Keren, Wahana Antariksa Voyager 2 Berhasil Melewati Batas Tata Surya!

Namun, di masa depan, ESA berharap dapat menciptakan cara bagi robot untuk mengambil dan mengeluarkannya dari orbit secara aman.

Saat ini, ada hampir 2.000 satelit aktif dan 3.000 satelit nonaktif. Tahun-tahun mendatang, jumlah satelit tentu akan terus meningkat.

Tantangan dari misi pengumpulan sampah ini terdapat pada biayanya yang mahal.