Serigala adalah Nenek Moyang Anjing, Kenapa Serigala Tidak Dijinakkan?

Tyas Wening Senin, 23 Desember 2019 | 15:08 WIB
Berbeda dengan anjing, manusia tidak menjinakkan serigala (Pixabay)

Anak Serigala Menjelajah Sekitarnya dalam Keadaan Buta dan Tuli

Waktu perkembangan ini menunjukkan bahwa anak serigala mulai menjelajah sekitarnya dalam keadaan buta, tuli, dan hanya mengandalkan penciumannya saja.

Terbatasnya indra yang dimiliki serigala saat mulai tumbuh inilah yang kemudian membuat mereka menjadi lebih takut dan waspada pada berbagai pengalaman baru yang didapatkannya.

Anak serigala akan merasa takut pada suara, maupun hal pertama yang baru dilihatnya.

Berbagai hal yang dialami oleh anak serigala adalah hal baru buat mereka, nih, teman-teman.

Hal ini berakibat pada sulitnya serigala menjalin keakraban dengan sekitarnya, termasuk hewan lain dan manusia.

Baca Juga: Benarkah Ikan Oarfish Bisa Deteksi Gempa dan Tsunami? #AkuBacaAkuTahu

Sedangkan Anak Anjing Mulai Menjelajah saat Indranya Sudah Berkembang

Keadaan berbeda dialami oleh anak anjing, yang mulai menjelajahi lingkungannya saat berusia empat minggu.

Anak anjing mulai mengetahui sekitarnya saat ketiga indranya, yaitu penciuman, pendengaran, dan pengelihatan sudah berfungsi seluruhnya.

Karena tiga indra yang penting pada anjing sudah berkembang pada masa jendela sosialisasi, anak anjing menjadi tidak terlalu waspada seperti serigala.

Anak anjing dapat dengan mudah dikenalkan pada berbagai hal di sekelilingnya, mulai dari kelompoknya sendiri, hewan lain, hingga manusia.

Pengenalan pada masa jendela sosialisasi ini membuat anak anjing bisa dengan mudah merasa nyaman dan akrab pada hal yang ada di sekitarnya untuk waktu yang lama, bahkan selama hidupnya.

Sumber: science20.com

Tonton video ini juga, yuk!

Source : Wonderopolis
Penulis : Tyas Wening
Editor : Iveta Rahmalia