Nilai-Nilai yang Ditanamkan oleh Leluhur Suku Nias dari Kegiatan Lompat Batu
Tradisi Lompat Batu di Nias
Bobo.id - Nilai-nilai apa saja yang ingin ditanamkan oleh para leluhur suku Nias dari kegiatan
lompat batu?
Teman-teman pernah mendengar tentang Hombo Batu? Tradisi satu ini berasal dari Sumatera Utara, tepatnya Kepulauan Nias.
Hombo Batu atau fahombo merupakan kegiatan melompati batu yang sudah menjadi tradisi masyarakat Nias sejak zaman perang.
Iklan tidak tersedia saat ini.
Lompat batu ini dilakukan untuk melihat apakah seorang pemuda Nias layak atau tidak mengikuti perang.
Baca Juga: Mengenal Omo Hada dan Omo Sebua, Rumah Tradisional Masyarakat Nias
Hal ini rupanya juga dipengaruhi oleh kondisi daerah di Nias yang berbukit-bukit. Sehingga pemuda di sana harus bisa melewati rintangan seperti bebatuan, bukit, pagar tinggi, dan lain-lain.
Karena sudah dilakukan secara turun-menurun, tradisi satu ini tentunya penting bagi masyarakat yang tinggal di Nias.
Walaupun orang-orang yang masih menjalankan tradisi ini sudah berkurang. Namun, tak sedikit pula yang masih berniat untuk melestarikan peninggalan para leluhur.
Di sini, Bobo ingin membahas tentang nilai-nilai yang ditanamkan oleh leluhur suku Nias dari kegiatan lompat batu.
Yuk, simak!
Tradisi lompat batu dijadikan sebagai salah satu tolak ukur ketangkasan pemuda di Nias. Maksudnya adalah pemuda di Nias harus tangguh agar siap di medan perang.
Namun, bukan berarti hanya dengan bisa melompati batu pemuda bisa ikut perang. Mereka juga diajari cara menggunakan pedang, tombak, dan juga perisai.
Lompat batu adalah sebagai acuan kalau kita harus gigih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.