✕

Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Cuaca di Permukaan Bumi? Materi IPA

Grace Eirin, Sarah Nafisah
Selasa, 24 Juni 2025 | 11:00 WIB

Mengenal beragam faktor yang dapat memengaruhi cuaca.

Bobo.id - Apa saja faktor yang memengaruhi cuaca di permukaan Bumi?

Pertanyaan tersebut dapat teman-teman temukan dalam buku IPA untuk SMP Kelas VII Bab 7: Bumi dan Tata Surya.

Bersumber dari National Geographic, cuaca yaitu keadaan atmosfer, termasuk suhu, tekanan atmosfer, angin, kelembapan, curah hujan, dan tutupan awan.

Cuaca bisa berubah setiap hari, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor atau unsur.

Kali ini, Bobo akan mengajak teman-teman untuk mencari tahu beragam faktor yang memengaruhi cuaca.

Yuk, simak!

Faktor yang Memengaruhi Cuaca

Ada enam komponen yang memengaruhi cuaca di permukaan Bumi, yaitu suhu, tekanan atmosfer, angin, kelembapan udara, curah hujan, dan awan.

Berikut ini penjelasan selengkapnya.

1. Suhu

Menurut pemantauan NASA, suhu permukaan rata-rata di Bumi yaitu berada di sekitar 59°F atau 15°C.

Panas atau dinginnya suhu di suatu wilayah dipengaruhi oleh pancaran sinar Matahari langsung.

Sedangkan suhu dapat memberikan pengaruh pada kelembapan, tekanan udara, dan angin yang merupakan pembentuk cuaca.

Baca Juga: Apa Saja Peran Matahari dalam Kehidupan Manusia di Bumi? Materi IPA

Iklan tidak tersedia saat ini.

2. Tekanan Atmosfer

Tekanan atmosfer atau tekanan udara adalah beratnya massa udara di atas satuan wilayag.

Udara yang lebih hangat menciptakan tekanan udara yang rendah, sedangkan udara yang dingin menciptakan tekanan udara yang tinggi.

Perbedaan tekanan udara mendorong terjadinya angin.

3. Angin

Angin merupakan udara yang bergerak dari wilayah bertekanan udara tinggi ke yang rendah.

Ketika angin meningkatkan kekuatan dan arah dengan ketinggian tertentu kemudian bertemu dengan udara hangat, maka bisa terjadi badai.

Penjelasan tersebut dituturkan oleh Harold Brooks, seorang peneliti meteorologi dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Ini menunjukkan bahwa angin yang bertemu dengan unsur-unsur alam lainnya, seperti suhu, bisa menyebabkan cuaca yang berbeda.

Ada dua jenis angin yang memengaruhi cuaca dan iklim di Indonesia, yakni angin muson barat dan angin muson timur.

Angin muson barat berhembus dari arah Asia bergerak menuju Australia pada Oktober sampai April, yang menyebabkan musim penghujan.

Sedangkan angin muson timur berhembus dari arah Australia ke Asia pada April sampai Oktober, menyebabkan musim kemarau.

4. Kelembapan Udara

Kelembapan udara yaitu kandungan uap air pada udara yang berembus di suatu permukaan wilayah.

Baca Juga: Kenapa Suhu Udara di Malam Hari Terasa Lebih Dingin saat Kemarau?

Uap air di udara berasal dari proses penguapan tumbuhan.

Wilayah dengan kelembapan udara lebih tinggi memicu lebih banyak terjadinya awan dan hujan.

Daerah dengan curah hujan tinggi dapat mendukung cuaca yang baik untuk pertanian, sehingga memengaruhi kehidupan manusia.

6. Awan

Science Alert mendefinisikan awan sebagai benda bermassa (memiliki berat jenis) yang berasal dari kumpulan tetesan air atau kristal air beku.

Di langit, ada beragam jenis awan dengan posisi ketinggian yang berbeda, yang ternyata dapat memengaruhi fungsi awan, menurut NASA.

Misalnya, awan rendah dan tebal dapat memantulkan radiasi matahari dan mendinginkan bumi.

Sementara awan tinggi dan tipis dapat memancarkan radiasi matahari yang masuk untuk menghangatkan bumi.

----

Kuis!

Apa itu cuaca?

Petunjuk: cek di halaman 1!

Lihat juga video ini, yuk!

----

Ingin tahu lebih banyak tentang pengetahuan seru lainnya, dongeng fantasi, cerita bergambar, cerita misteri, dan cerita lainnya? Teman-teman bisa berlangganan Majalah Bobo.