Ada 45.000 Jenis Laba-Laba di Dunia, Spesies Apa yang Paling Besar?
Menurut penelitian, ada sekitar 45.000 jenis laba-laba di seluruh dunia.
Tubuhnya berwarna merah keemasan, dan tubuhnya lebar setara dengan sisi piring makan besar.
Mereka suka hidup di sekitar rawa, dan membuat liang di tanah atau di bawah bebatuan untuk bersembunyi.
Saat malam tiba, laba-laba pemakan burung Goliath akan keluar mencari makan.
Laba-laba yang termasuk jenis tarantula ini berburu dengan memanfaatkan taring beracunnya pada mangsa.
Setelah menangkap mangsa, mereka akan menancapkan taring, kemudian menyuntikkan neurotoksin agar mangsa tidak dapat bergerak.
Taring laba-laba pemakan burung Goliath panjangnya 2-4 cm, lo.
Namun mereka tidak membahayakan manusia karena hanya menggigit ketika merasa terganggu.
Faktanya, bisa yang keluar dari taring laba-laba pemakan burung Goliath tidak lebih beracun daripada sengatan lebah dan tawon.
Apakah Semua Laba-Laba Berbisa?
Bersumber dari Livescience, hampir semua spesies laba-laba yang telah diketahui termasuk hewan berbisa.
Baca Juga: 15 Fakta Mengejutkan tentang Antarktika yang Masih Jarang Diketahui
Namun, hanya sekitar 25 spesies yang diketahui telah membahayakan dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada manusia.
Laba-laba yang paling berbahaya di Bumi ada empat spesies, yaitu laba-laba Atrax, laba-laba Latrodectus, laba-laba Phoneutria, dan laba-laba Loxosceles.