Lezatnya Jajan Sirat Khas Bali

By Putri Puspita, Selasa, 4 April 2017 | 10:53 WIB
Jajan Sirat (Foto: inaculture.blogspot.com) (Putri Puspita)

Hari Raya Galungan biasanya identik dengan berbagai macam jajanan yang disuguhkan untuk Dewa-Dewi. Salah satu yang unik dan lezat rasanya adalah jajan sirat.

Jalinan Benang Kusut

Jajan sirat berbentuk bundar dan pipih, seperti terdiri dari jalinan benang-benang kusut. Bentuk fisiknya yang seperti serabut-serabut benang yang terjalin inilah yang membuat jajanan ini menjadi unik.

Warna-Warni

Pada umumnya jajan sirat berwarna cokelat, tetapi seiring berjalannya waktu jajanan ini bisa dibuat beraneka macam warna. Ada yang putih, merah, kuning, dan lainnya.

Berbahan Dasar Tepung Beras

Jajan sirat merupakan jajan khas Bali yang terbuat dari tepung beras. Dengan beberapa bahan tambahan, seperti tepung kanji, gula pasir, minyak kelapa, dan pewarna makanan.

Membuatnya pun tidak sulit. Tepung Beras sebanyak 500 gr dan Air bersih 2 gelas, dimasukan dalam waskom lalu diaduk dan diulen hingga rata sampai selama kurang lebih 30 menit.

Adonan tersebut kembali ditambah 1 gelas air bersih, di tambah 25 g tepung kanji, 250 g gula pasir dan zat pewarna, selanjutnya diulen kembali selama lebih kurang 30 menit.

Adonan yang terdapat di dalam waskom kemudian diambil dengan memasukkan kelima jari tangan kanan ke dalam adonan lalu langsung diteteskan (disiratkan) pada wajan yang telah diberi minyak panas (digoreng).

Pengambilan dengan tangan tersebut dilakukan sebanyak 3-4 kali tergantung tebal jajan yang akan dibuat, sehingga setelah jajan matang tampak ada lapisan-lapisan anyaman benang yang membentuk jajan sirat tersebut.

Mudah Ditemui

Jajan ini khususnya sering dibuat pada upacara keagamaan atau pun upacara adat di daerah Bali. Jajanan Bali ini juga banyak ditemukan di pasar-pasar di daerah Bali. Kalau datang ke Bali, harus mencicipi kelezatannya.