Kucing Sphynx yang Tidak Berbulu

By Danastri Permata Putri, Kamis, 27 April 2017 | 07:09 WIB
Kucing Sphynx, Foto: cattime.com (Danastri Permata Putri)

Kucing disukai karena lucu dan berbulu tebal. Tetapi, bagaiaman dengan Sphynx, kucing yang tidak memiliki bulu asal Kanada ini?

Tidak sepenuhnya tanpa bulu

Kucing sphynx adalah salah satu ras kucing yang memiliki bulu sangat pendek dan sangat sedikit. Jika dilihat sekilas, memang kucing sphynx tampak tidak memiliki bulu sama sekali. Tapi jika diamati, tubuh kucing ini ternyata ditumbuhi rambut halus di beberapa bagian. Seperti telinga, kaki, ekor, dan didekat organ kelamin. Kucing sphynx berasal dari Kanada. Kucing ras ini merupakan salah satu jenis kucing hasil rekayasa genetik. Nama Sphynx diambil dari patung Sphinx besar yang berada di Giza, Mesir.

Asal-usul kucing spynx

Pada tahun 1960, sepasang kucing lokal asal Kanada yang berbulu pendek melahirkan anak-anak tanpa bulu. Sejak saat itu, program pengembangbiakan kucing-kucing tanpa bulu dimulai. Pada tahun 1979, induk kucing tanpa bulu bernama Bambi melahirkan dua ekor kucing tanpa bulu yang diberi nama Punkie dan Paloma. Pada tahun 1983, Punkie dan Paloma dikembangbiakkan. Kucing-kucing inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan kucing ras sphynx. Mereka juga yang menjadi nenek moyang sebagian besar kucing sphynx yang ada saat ini.

Bentuk tubuh

Kucing sphynx memiliki ukuran badan sedang, tegap dan bulat pada bagaian perut, serta dada yang lebar. Kepalanya berbentuk segitiga dengan tulang pipi menonjol, hidung pendek, dan leher yang panjang. Dagunya tegas dan memiliki sedikit kumis pendek. Telinganya yang besar dan lebar berdiri tegak. Matanya lebar dan berbentuk bulat dengan ujung bagian luar mengarah ke telinga. Kaki kucing sphynx panjang dan proposional. Kaki depan lebih ramping dan lebih pendek dari kaki belakang. Ekornya panjang dan berbentuk cambuk, diujung ekor terdapat sedikit bulu menyerupai ekor singa.

Masalah kesehatan

Kucing sphynx adalah kucing yang sehat dan kuat. Tetapi karena tidak ada bulu tebal yang menutupi tubuhnya, maka mereka sering terkena masalah kesehatan. Tidak adanya bulu biasanya membahayakan anak kucing sphynx yang baru lahir dan menyebabkan kerentanan terhadap infeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, kucing sphynx wajib diberi imunisasi ketika masih kecil untuk menghindari penyakit-penyakit kucing yang parah dan mungkin dapat menular.

Walaupun tanpa bulu, harga kucing ini sangat mahal, lho! Di Indonesia, harganya bisa mencapai 25 juta. Wah, mahal sekali!